Ini Alasan dr Tirta Pilih Jadi Ateis Selama 23 Tahun

arm - INSERTLIVE
Jumat, 16 Oct 2020 20:30 WIB
dr Tirta Mandira Hudhi
Jakarta, Insertlive -

Tirta Mandira Hudhi atau lebih akrab di sapa dr Tirta blak-blakan mengungkap soal dirinya yang pernah tidak percaya dengan Tuhan atau ateis.

Dalam pengakuannya di sebuah talk show di salah satu TV swasta, Tirta mengaku dirinya menjadi ateis selama 23 tahun sebelum akhirnya memutuskan masuk Islam saat kuliah.

Ia pun menjelaskan hal yang melatarbelakangi keputusannya jadi ateis ialah ketika sang ibunda tewas saat loncat dari lantai dua kantornya yang terbakar di kejadian tahun 1998.


Oleh karena itu, Tirta pun mulai memahami soal SARA.

"Dari situ aku tau tentang rasialisme, SARA, dan agama. Dan aku memutuskan untuk ateis dulu. Dari dulu SD, SMP, SMA," kata pria itu.

Namun, seiring berjalannya waktu Tirta pun mendapatkan banyak pengalaman setelah menimba ilmu di UGM. Ia pun akhirnya tergerak untuk menjadi mualaf.

"Cuman ketika aku masuk UGM. Aku bertemu orang berbagai karakter. Dari suku mana, ras mana. Dari situ aku memutuskan untuk mualaf di usia 23 tahun," paparnya.

Tirta juga mengungkap bahwa ia dilahirkan dari orang tua yang berbeda agama. Sang ayah yang keturunan Jawa beragama Islam, sedangkan sang ibu yang keturunan China merupakan seorang non-muslim.

[Gambas:Video Insertlive]



(arm/dia)
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER