Pengakuan Idris soal Sengketa Tanah Rp3,3 M dengan Mat Solar

Daaris Nurrachmah - INSERTLIVE
Selasa, 15 Sep 2020 20:15 WIB
Mat Solar.
Jakarta, Insertlive -

Mat Solar aktor senior Indonesia dikabarkan terlibat sengketa tanah hingga merugi sebanyak Rp3,3 miliar. Diketahui, pemain Bajaj Bajuri ini berniat memenjarakan Muhammad Idris karena kasus tersebut.

Setelah sidang pertama dilakukan, pihak Idris memberikan kesaksian mereka terkait kasus sengketa tanah tersebut. Diwakili oleh pengacaranya, mereka beberkan tanah yang diperdebatkan oleh Mat Solar.

"Sekilas bahwa pak Idris awalnya menjual tanah kepada Rusli, kemudian tahun 2004 dijual ke pak Herman seluas 51 meter persegi dan dibuat rumah. Kemudian ia pak Herman didatangi oleh Mat Solar untuk membeli tanahnya," ujar pengacara Idris di Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa (15/9).


Kemudian, pada tahun 2008 baru pak Herman yang membeli tanah ini dan dijual ke Mat Solar. Hanya saja setelah dijual, Idris tak pernah memegang surat Akta Jual Tanah yang seharusnya dibuat oleh Mat Solar.

"Oleh pak Rusli tahun 2008 ternyata dijual ke Mat Solar. Tapi ya setelah dijual itu pak Idris malah nggak pernah pegang surat resmi jualnya. Padahal di kelurahan tanah tersebut sudah berganti nama," tambahnya.

Karena sudah cair dananya sebesar Rp254 juta, uangnya sudah digunakan semua oleh pak Herman. Soal Rp3,3 miliar ini ada di pengadilan dan tidak bisa dicairkan ataupun dibagi ke pihak Mat Solar ataupun Idris.

Pengacara Idris sendiri mengungkap pihaknya sangat keberatan, karena dituduh penggelapan uang padahal tidak memegang hasil jual sepeserpun dan hanya mempunyai fotokopi surat jual tanah yang sudah dilegalisir.

"Ya pihak kami keberatan karena menurut pengakuan saksi pak Sukirman ini, pak Idris hanya memegang fotokopi surat tanah yang sudah dilegalisir dan tidak memegang uang Rp254 juta yang sekarang sudah digunakan oleh pak Herman," tukasnya.

Pihak Idris juga berharap masalah ini tidak berlarut-larut tanpa kejelasan. Mereka juga tidak akan menghadirkan banyak saksi dalam kasus sengketa tanah ini.

"Kami berharap sidangnya sendiri tidak berlarut-larut dan cepat berakhir. Terakhir akan diadakan minggu depan dengan saksi dari pihak kami 2 orang saja," pungkasnya.

[Gambas:Video Insertlive]



(nap)
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER