Sempat Ditahan dan Diperiksa 8 Jam karena Paspor Palsu, Ronaldinho Bebas
ikh |
Insertlive
Jakarta
-
Pesepakbola asal Brasil, Ronaldinho kembali berurusan dengan hukum. Kali ini ia diperiksa oleh kepolisian Paraguay terkait kepemilikan paspor palsu.
Dikutip dari ESPN Brasil, mantan pemain Barcelona itu datang ke Paraguay untuk memenuhi undangan acara amal dan peluncuran buku. Namun kedatangannya malah menjadi perkara lantaran menggunakan paspor palsu.
Hal itu diketahui ketika polisi memeriksa identitas Ronaldinho dan sepupunya, Roberto Assis. Saat diperiksa, dalam paspor itu tertulis keterangan jika Ronaldinho dan Assis adalah warga negara Paraguay.
"Ronaldinho dan saudaranya tidak ditangkap, mereka hanya dalam proses penyelidikan dan masih harus memberikan kesaksian," ujar Menteri Dalam Negeri Paraguay, Euclides Acevedo, dikutip dari ESPN Brasil, Jumat (6/3).
Meski begitu, Ronaldinho dan Assis bersikeras tak bersalah dan mengaku sudah ditipu oleh pebisnis bernama Wilmondes Sousa Lira. Acevedo berujar jika Ronaldinho kooperatif dalam pemeriksaan tersebut.
"Saya menghormati kepopuleran dia di dunia olahraga tapi hukum juga harus tetap dihormati. Tidak peduli siapa dirimu, hukum pasti akan berlaku," ujar Acevedo.
Pesepakbola berusia 39 tahun itu akhirnya dibebaskan setelah menjalani pemeriksaan selama 8 jam. Lira kemudian ditahan karena pemalsuan dokumen.
"Tidak ada tuntutan dan larangan buat mereka. Klien saya sudah menjawab semua pertanyaan dari Kantor Kejaksaan Paraguay," ungkap pengacara Ronaldinho.
(ikh/fik)
Loading ...
Dikutip dari ESPN Brasil, mantan pemain Barcelona itu datang ke Paraguay untuk memenuhi undangan acara amal dan peluncuran buku. Namun kedatangannya malah menjadi perkara lantaran menggunakan paspor palsu.
Hal itu diketahui ketika polisi memeriksa identitas Ronaldinho dan sepupunya, Roberto Assis. Saat diperiksa, dalam paspor itu tertulis keterangan jika Ronaldinho dan Assis adalah warga negara Paraguay.
Advertisement
Paspor palsu Ronaldinho dan sepupunya/ Foto: Instagram/meumundofutebol |
"Ronaldinho dan saudaranya tidak ditangkap, mereka hanya dalam proses penyelidikan dan masih harus memberikan kesaksian," ujar Menteri Dalam Negeri Paraguay, Euclides Acevedo, dikutip dari ESPN Brasil, Jumat (6/3).
Meski begitu, Ronaldinho dan Assis bersikeras tak bersalah dan mengaku sudah ditipu oleh pebisnis bernama Wilmondes Sousa Lira. Acevedo berujar jika Ronaldinho kooperatif dalam pemeriksaan tersebut.
"Saya menghormati kepopuleran dia di dunia olahraga tapi hukum juga harus tetap dihormati. Tidak peduli siapa dirimu, hukum pasti akan berlaku," ujar Acevedo.
Pesepakbola berusia 39 tahun itu akhirnya dibebaskan setelah menjalani pemeriksaan selama 8 jam. Lira kemudian ditahan karena pemalsuan dokumen.
"Tidak ada tuntutan dan larangan buat mereka. Klien saya sudah menjawab semua pertanyaan dari Kantor Kejaksaan Paraguay," ungkap pengacara Ronaldinho.
(ikh/fik)
Paspor palsu Ronaldinho dan sepupunya/ Foto: Instagram/meumundofutebol