2 Warganya Positif Corona, Wali Kota Depok Buka Suara
Ilona Tarigan |
Insertlive
Jakarta
-
Pada Senin (2/3) Presiden Joko Widodo mengumumkan ada dua warga negara Indonesia yang suda positif corona COVID-19. Dua warga itu merupakan warga Kota Depok, Jawa Barat.
Dua pasien corona tersebut juga sudah diberi perawatan dan sedang dalam masa pemulihan di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara.
Menurut Idris, kini kondisi mereka sejak dirawat di RSPI Sulianti Saroso sejak Minggu (1/3) sudah semakin membaik.
"Kami belum dapat laporan dari rumah sakit, tapi dari rumah sakit Mitra yang berkomunikasi dengan RSPI Saroso mereka semakin membaik," ujar Idris ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (3/3).
Selain dua warga yang sudah positif corona yang sedang dilakukan pemantauan, sejumlah perawat yang sempat menangani korban di RS Mitra Keluarga Depok dan pembantu rumah tangga pasien pun juga ikut dipantau kondisinya.
Namun dari pantauan, pembantu rumah tangga pasien belum menunjukkan gejala sakit seperti demam atau flu.
"Pembantu rumah tangga sekaligus tukang kebun itu pun dalam pemantauan dan belum ada informasi yang bersangkutan flu atau sakit apa pun," paparnya.
Usai kabar dua orang yang dinyatakan positif corona memang langsung memberikan dampak di masyarakat. Banyak yang berbondong-bondong membeli masker dan kebutuhan kesehatan hingga kini ludes di pasaran.
(dia/dia)
Loading ...
Dua pasien corona tersebut juga sudah diberi perawatan dan sedang dalam masa pemulihan di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara.
Advertisement
Menurut Idris, kini kondisi mereka sejak dirawat di RSPI Sulianti Saroso sejak Minggu (1/3) sudah semakin membaik.
"Kami belum dapat laporan dari rumah sakit, tapi dari rumah sakit Mitra yang berkomunikasi dengan RSPI Saroso mereka semakin membaik," ujar Idris ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (3/3).
Selain dua warga yang sudah positif corona yang sedang dilakukan pemantauan, sejumlah perawat yang sempat menangani korban di RS Mitra Keluarga Depok dan pembantu rumah tangga pasien pun juga ikut dipantau kondisinya.
Namun dari pantauan, pembantu rumah tangga pasien belum menunjukkan gejala sakit seperti demam atau flu.
"Pembantu rumah tangga sekaligus tukang kebun itu pun dalam pemantauan dan belum ada informasi yang bersangkutan flu atau sakit apa pun," paparnya.
Usai kabar dua orang yang dinyatakan positif corona memang langsung memberikan dampak di masyarakat. Banyak yang berbondong-bondong membeli masker dan kebutuhan kesehatan hingga kini ludes di pasaran.
(dia/dia)