Sebelum Anak Meninggal, Karen Pooroe Tak Bisa Tidur 3 Hari

Egy Atmaja - INSERTLIVE
Selasa, 11 Feb 2020 17:57 WIB
Sebelum Anak Meninggal, Karen Pooroe Tak Bisa Tidur 3 Hari
Jakarta, Insertlive - Karen Pooroe memang tak pernah menyangka bila sang anak, Zefania Carina Claproth akan meninggal dunia di usia belia. Apa lagi Karen juga syok saat tahu Zefania ternyata meninggal karena jatuh dari lantai enam apartemen sang ayah, Arya Claproth.

Padahal saat malam kejadian, Karen mengaku baru menghubungi Arya. Hal itu dikarenakan Karen ingin melihat wajah sang anak yang sudah tiga bulan tak ditemui. 

"Malam itu jam 1.10 WIB, saya punya bukti di handphone saya, saya udah tiga hari enggak bisa tidur, saya WhatsApp Arya, saya bilang 'Arya please, kamu masih punya hati enggak sih? Saya sudah tiga bulan tidak berbicara dengan anak saya, tolong besok telpon saya, saya mau bicara dengan Zefa, saya pengin lihat mukanya, saya rindu loh, tolong dong kamu punya hati, biarkan saya bicara dengan anak saya'," ujar Karen saat ditemui di Polres Jakarta Selatan, Selasa (11/2).

Namun pesan itu tak mendapat respons dari Arya dan semakin membuat perasaan Karen jadi tidak nyaman. Firasat buruk Karen itu akhirnya terjawab saat tahu Zefania berada di rumah sakit Fatmawati dalam keadaan tak lagi bernyawa.

Karen Pooroe dan tim kuasa hukumKaren Pooroe dan tim kuasa hukum/ Foto: Egy Atmaja

"Sampai pagi saya tidak bisa tidur, karena itu ada hujan besar, anak saya takut petir, setiap ada cahaya dari petir itu saya rasanya kayak ditusuk. Perasaan saya sangat tidak enak, akhirnya jam 11 pagi saya baru tahu anak saya ada di RS Fatmawati. Setelah saya tidak bertemu dengan anak saya, saya harus memeluk anak saya, dan anak saya dikembalikan kepada saya dengan keadaan tidak bernyawa," ujar Karen.

Hal yang semakin membuat Karen kecewa karena ia tahu kabar tersebut bukan dari ayah ZefaniaArya. Bahkan tak ada satupun keluarga Arya yang berani menemui Karen saat pemakaman Zefania.

"Tidak ada dari keluarga mereka satupun yang berani bicara sama saya, tidak ada yang hadir di pemakaman anak saya, ada apa? Kenapa? Saya harus tahu, saya berhak tahu, saya yang melahirkan, saya yang merawat anak saya, saya yang banting tulang kerja keras untuk anak saya, dan sekarang ini saya hidup untuk apa," kata Karen.


[Gambas:Video Insertlive]




(ikh/fik)
KOMENTAR
POPULER