Ternyata, Ray Sahetapy Sempat Tolak Main Film Captain America: Civil War
Agasa Harcis |
Insertlive
Jakarta
-
Ray Sahetapy salah satu aktor Indonesia yang terlibat di film Hollywood. Ray mengambil peran dalam film garapan Marvel, Captain America: Civil War. Sayangnya, akting Ray di film tersebut gagal ditayangkan. Namun, hal itu tak menjadi masalah. Ia tetap menuai pujian karena terlibat dalam film besar Hollywood.
Ray pun tak kecewa. Ia mengaku bahwa dirinya mendapat tawaran film tersebut sekitar tahun 2012 lalu.
Hanya saja, pada waktu itu, lantaran kesibukan syutingnya yang padat membuat Ray kurang tertarik dengan tawaran tersebut. Namun, pihak keluarga justru yang bersemangat dan memintanya untuk terlibat dan berakting di film itu.
"Dia desak katanya kalau main di Marvel bagus sekali, kelas dunia. 'Ambil peran itu, sayang kalau ditinggalkan'. Oke saya ambil peran itu. Dan berangkat lah ke sana," ujarnya.
Saat menjalani syuting film tersebut, Ray sangat terkejut karena ia sangat dihormati. Bahkan, sutradara film tersebut pun menyempatkan diri untuk bertemu dengannya.
"Penghormatan yang diberikan kepada saya sangat luar biasa. Jadi aku percaya diri, sutradara datang dari Los Angeles dan Atlanta ke tempat kru.Saya sedang mengenakan kostum dan mereka ingin bertemu saya," katanya menjelaskan pengalaman syutingnya di Amerika Serikat.
Penghormatan yang didapatnya selama menjalani syuting membuat Ray sangat bangga karena mereka menghargai dirinya dan aktor lain dari Indonesia. Ia pun mengungkapkan bahwa menurut sutradara peran yang dimainkan cukup kuat.
"Semua berjalan baik. Mereka saya ingin tiga bulan di sana, tetapi saya tak bisa. Dan akhirnya saya baru tahu kalau tokoh yang saya perankan, kata sutradaranya terlalu kuat," ungkapnya.
Mantan suami Dewi Yull ini pun menambahkan bahwa dirinya kembali mendapat tawaran untuk kembali berakting di film Hollywood.
"Sutradara itu bilang, 'kamu akan main lagi'. Mungkin karena mereka mencari bentuk-bentuk yang baru agar dapat memberikan sesuatu yang baru untuk penggemarnya," ujarnya.
Sementara itu, adegan Ray Sahetapy yang dihapus akhirnya terungkap dalam Infinity Saga Collector's Edition. Box set berisi rangkuman film MCU ini merangkum mulai dari film Iron Man (2008) hingga Spider-Man: Far From Home (2019).
Ray terlihat berperan sebagai seorang juru lelang di Indonesia yang menjual sejumlah barang peninggalan administrasi Hydra yang tewas di perbatasan Suriah, diantaranya buku Winter Soldier.
Meski gagal tayang, aksi Ray Sahetapy patut diacungi jempol karena menjadi cerminan bahwa banyak bakat hebat di Indonesia yang telah dilirik banyak sineas dunia.
(fik/fik)
Loading ...
Ray pun tak kecewa. Ia mengaku bahwa dirinya mendapat tawaran film tersebut sekitar tahun 2012 lalu.
Advertisement
Hanya saja, pada waktu itu, lantaran kesibukan syutingnya yang padat membuat Ray kurang tertarik dengan tawaran tersebut. Namun, pihak keluarga justru yang bersemangat dan memintanya untuk terlibat dan berakting di film itu.
"Dia desak katanya kalau main di Marvel bagus sekali, kelas dunia. 'Ambil peran itu, sayang kalau ditinggalkan'. Oke saya ambil peran itu. Dan berangkat lah ke sana," ujarnya.
Ray Sahetapy bicara soal film Marvel/ Foto: Agasa Harcis |
Saat menjalani syuting film tersebut, Ray sangat terkejut karena ia sangat dihormati. Bahkan, sutradara film tersebut pun menyempatkan diri untuk bertemu dengannya.
"Penghormatan yang diberikan kepada saya sangat luar biasa. Jadi aku percaya diri, sutradara datang dari Los Angeles dan Atlanta ke tempat kru.Saya sedang mengenakan kostum dan mereka ingin bertemu saya," katanya menjelaskan pengalaman syutingnya di Amerika Serikat.
Penghormatan yang didapatnya selama menjalani syuting membuat Ray sangat bangga karena mereka menghargai dirinya dan aktor lain dari Indonesia. Ia pun mengungkapkan bahwa menurut sutradara peran yang dimainkan cukup kuat.
"Semua berjalan baik. Mereka saya ingin tiga bulan di sana, tetapi saya tak bisa. Dan akhirnya saya baru tahu kalau tokoh yang saya perankan, kata sutradaranya terlalu kuat," ungkapnya.
Mantan suami Dewi Yull ini pun menambahkan bahwa dirinya kembali mendapat tawaran untuk kembali berakting di film Hollywood.
"Sutradara itu bilang, 'kamu akan main lagi'. Mungkin karena mereka mencari bentuk-bentuk yang baru agar dapat memberikan sesuatu yang baru untuk penggemarnya," ujarnya.
Sementara itu, adegan Ray Sahetapy yang dihapus akhirnya terungkap dalam Infinity Saga Collector's Edition. Box set berisi rangkuman film MCU ini merangkum mulai dari film Iron Man (2008) hingga Spider-Man: Far From Home (2019).
Ray terlihat berperan sebagai seorang juru lelang di Indonesia yang menjual sejumlah barang peninggalan administrasi Hydra yang tewas di perbatasan Suriah, diantaranya buku Winter Soldier.
Meski gagal tayang, aksi Ray Sahetapy patut diacungi jempol karena menjadi cerminan bahwa banyak bakat hebat di Indonesia yang telah dilirik banyak sineas dunia.
(fik/fik)
Ray Sahetapy bicara soal film Marvel/ Foto: Agasa Harcis