Dianggap Bocorkan Film Civil War, Ray Sahetapy Hampir Dituntut Marvel
Agasa Harcis |
Insertlive
Jakarta
-
Aktor Ray Sahetapy sempat menceritakan pengalamannya ketika ia ikut terlibat dalam film garapan Marvel, Captain America:Civil War. Tawaran tersebut datang usai Ray bermain di film The Raid bersama Iko Uwais.
"Saya kan cerewet, saya bilang sama Tio Pakusadewo kalau saya di Amerika dan syuting Marvel. Dia kaget dan ngabarin Dennis," papar Rey.
Rupanya, Dennis memberi tahu pihak media yang membuat Rey hampir dituntut oleh pihak Marvel karena telah membocorkannya ke publik.
"Marvel yang kaget kenapa aktor baru kaya saya sudah cerewet begitu, karena bagi mereka itu kalau membuat film bukan harus dipromosikan, tapi dibikin dulu baru promosi. Makanya mereka tegur saya bahkan mereka nuntut karena tertulis di kontrak kalau nggak boleh promosiin film sebelum ada di mereka.
Beruntungnya, tuntutan itu tak jadi dilayangkan pihak Marvel karena Rey dianggap aktor baru yang belum mengerti tentang aturan di Hollywood.
"Saya sempat dipanggil terus ditegur, ya saya minta maaf. Saya nggak tahu lagi padahal saat itu aku cuma kirim foto pas lagi di make-up dan dibikin kostum," tutur Ray Sahetapy.
Sementara itu, adegan Ray yang dihapus akhirnya terungkap dalam Infinity Saga Collector's Edition. Box set berisi rangkuman film MCU ini merangkum mulai dari film Iron Man (2008) hingga Spider-Man: Far From Home (2019).
Ray terlihat berperan sebagai seorang juru lelang di Indonesia yang menjual sejumlah barang peninggalan administrasi Hydra yang tewas di perbatasan Suriah, diantaranya buku Winter Soldier.
Meski gagal tayang, aksi Ray patut diacungi jempol karena menjadi cerminan bahwa banyak bakat hebat di Indonesia yang telah dilirik banyak sineas dunia.
(dis/fik)
Loading ...
Advertisement
"Saya kan cerewet, saya bilang sama Tio Pakusadewo kalau saya di Amerika dan syuting Marvel. Dia kaget dan ngabarin Dennis," papar Rey.
Rupanya, Dennis memberi tahu pihak media yang membuat Rey hampir dituntut oleh pihak Marvel karena telah membocorkannya ke publik.
Ray Sahetapy/ Foto: Agasa Harcis |
"Marvel yang kaget kenapa aktor baru kaya saya sudah cerewet begitu, karena bagi mereka itu kalau membuat film bukan harus dipromosikan, tapi dibikin dulu baru promosi. Makanya mereka tegur saya bahkan mereka nuntut karena tertulis di kontrak kalau nggak boleh promosiin film sebelum ada di mereka.
Beruntungnya, tuntutan itu tak jadi dilayangkan pihak Marvel karena Rey dianggap aktor baru yang belum mengerti tentang aturan di Hollywood.
"Saya sempat dipanggil terus ditegur, ya saya minta maaf. Saya nggak tahu lagi padahal saat itu aku cuma kirim foto pas lagi di make-up dan dibikin kostum," tutur Ray Sahetapy.
Sementara itu, adegan Ray yang dihapus akhirnya terungkap dalam Infinity Saga Collector's Edition. Box set berisi rangkuman film MCU ini merangkum mulai dari film Iron Man (2008) hingga Spider-Man: Far From Home (2019).
Ray terlihat berperan sebagai seorang juru lelang di Indonesia yang menjual sejumlah barang peninggalan administrasi Hydra yang tewas di perbatasan Suriah, diantaranya buku Winter Soldier.
Meski gagal tayang, aksi Ray patut diacungi jempol karena menjadi cerminan bahwa banyak bakat hebat di Indonesia yang telah dilirik banyak sineas dunia.
(dis/fik)
Ray Sahetapy/ Foto: Agasa Harcis