3 Bulan Sejak Sulli Bunuh Diri, Sang Kakak Marah Ayah Tuntut Warisan
SYAFRINA SYAAF |
Insertlive
Jakarta
-
Kematian tragis idol K-Pop Sulli masih meninggalkan luka basah di hati keluarga dan penggemar.
Namun, sang ayah justru menciptakan keributan soal warisan yang membuat kakak Sulli meradang.
Kakak Sulli jengkel karena ayah yang telah mengabaikan keluarga sejak dia dan Sulli kecil sekarang menuntut warisan serta aset yang ditinggalkan oleh Sulli.
Salah satu yang membuat kakak Sulli naik pitam adalah sang ayah menuduh keluarganya telah mencemarkan nama baiknya di media.
"Saya terkejut bahwa dia menghubungi saya hanya untuk berbicara tentang pencemaran nama baik dan berbicara buruk tentang ibu kami dan hal-hal lain dari masa lalu. Distorsi tentang kamu? Saya tidak tahu banyak tentang Anda tetapi Anda juga tidak tahu apa-apa tentang saya," tulis sang kakak.
Kemudian, dia menceritakan bahwa ayahnya itu menuntut harta warisan Sulli tetapi tidak mau dibebani dengan pajak warisan.
"Anda adalah seseorang yang mengatakan bahwa Anda ingin menjadi orang asing dengan ibu kami yang membesarkan kami. Jika itu yang Anda pikirkan, Anda adalah orang asing di mata saya. Melihat Anda merah ketika menelpon saya, saya tidak melihat ibu mengatakan sesuatu yang salah," pungkasnya.
(syf/syf)
Loading ...
Namun, sang ayah justru menciptakan keributan soal warisan yang membuat kakak Sulli meradang.
Advertisement
Kakak Sulli jengkel karena ayah yang telah mengabaikan keluarga sejak dia dan Sulli kecil sekarang menuntut warisan serta aset yang ditinggalkan oleh Sulli.
Salah satu yang membuat kakak Sulli naik pitam adalah sang ayah menuduh keluarganya telah mencemarkan nama baiknya di media.
"Saya terkejut bahwa dia menghubungi saya hanya untuk berbicara tentang pencemaran nama baik dan berbicara buruk tentang ibu kami dan hal-hal lain dari masa lalu. Distorsi tentang kamu? Saya tidak tahu banyak tentang Anda tetapi Anda juga tidak tahu apa-apa tentang saya," tulis sang kakak.
Kemudian, dia menceritakan bahwa ayahnya itu menuntut harta warisan Sulli tetapi tidak mau dibebani dengan pajak warisan.
"Anda adalah seseorang yang mengatakan bahwa Anda ingin menjadi orang asing dengan ibu kami yang membesarkan kami. Jika itu yang Anda pikirkan, Anda adalah orang asing di mata saya. Melihat Anda merah ketika menelpon saya, saya tidak melihat ibu mengatakan sesuatu yang salah," pungkasnya.
(syf/syf)