Match di Tinder, Pria Inggris Ini Selamat dari Jebakan Reynard Sinaga
SYAFRINA SYAAF |
Insertlive
Jakarta
-
Seorang pria yang tidak bersedia diungkap identitasnya mengishkan pengalamannya kepada media Inggris mengenai pertemuannya dengan Reynhard Sinaga sang predator seksual paling sadis di dunia
Pria ini mengatakan kepada Manchester Evening News bahwa dirinya pernah match dengan Reynhard Sinaga di aplikasi kencan Tinder.
Oleh karena itu, dia dan Reynhard memutuskan untuk bertemu
Namun, pria ini mengungkapkan bahwa dirinya merasakan ada hal yang ganjil dengan diri Reynhard, meskipun dia tidak bisa menjelaskan lebih lanjut.
"Ingatakanku tidak terlalu bagus, tetapi aku ingat menanyakan banyak hal padanya. Lalu, jawaban yang dia berikan, entah kenapa terasa ganjil untukku. Aku merasa tidak nyaman. Aku langsung pulang setelah satu jam bersama dia," ungkap pria tersebut.
Selanjutnya, dia teringat saat chatting, Reynhard pernah mengatakan bahwa dirinya suka mengurus dan menjaga teman-temannya saat mabuk.
"Rasa tidak nyaman yang saya rasakan saat bertemu dia, tak berarti saya memiliki firasat dia orang jahat. Saya hanya merasa entah kenapa sangat tidak nyaman, padahal dia memiliki wajah orang baik," pungkasnya.
Reynhard Sinaga adalah warga Indonesia yang menempuh pendidikan di Inggris semenjak tahun 2007. Selama bersekolah di Manchester, Inggris, Reynhard telah melakukan tindakan kejahatan paling menjijikan, dia memerkosa ratusan pria Inggris dengan memberikan racun GHB agar korban tidak sadar.
Reynhard yang merupakan anak dari pengusaha kelapa sawit kaya raya di Indonesia telah dijatuhi vonis 30 tahun penjara tanpa ampunan.
(syf/syf)
Pria ini mengatakan kepada Manchester Evening News bahwa dirinya pernah match dengan Reynhard Sinaga di aplikasi kencan Tinder.
Advertisement
Oleh karena itu, dia dan Reynhard memutuskan untuk bertemu
Namun, pria ini mengungkapkan bahwa dirinya merasakan ada hal yang ganjil dengan diri Reynhard, meskipun dia tidak bisa menjelaskan lebih lanjut.
"Ingatakanku tidak terlalu bagus, tetapi aku ingat menanyakan banyak hal padanya. Lalu, jawaban yang dia berikan, entah kenapa terasa ganjil untukku. Aku merasa tidak nyaman. Aku langsung pulang setelah satu jam bersama dia," ungkap pria tersebut.
Selanjutnya, dia teringat saat chatting, Reynhard pernah mengatakan bahwa dirinya suka mengurus dan menjaga teman-temannya saat mabuk.
"Rasa tidak nyaman yang saya rasakan saat bertemu dia, tak berarti saya memiliki firasat dia orang jahat. Saya hanya merasa entah kenapa sangat tidak nyaman, padahal dia memiliki wajah orang baik," pungkasnya.
Reynhard Sinaga adalah warga Indonesia yang menempuh pendidikan di Inggris semenjak tahun 2007. Selama bersekolah di Manchester, Inggris, Reynhard telah melakukan tindakan kejahatan paling menjijikan, dia memerkosa ratusan pria Inggris dengan memberikan racun GHB agar korban tidak sadar.
Reynhard yang merupakan anak dari pengusaha kelapa sawit kaya raya di Indonesia telah dijatuhi vonis 30 tahun penjara tanpa ampunan.
(syf/syf)