Daisy MOMOLAND Dipaksa Hiatus dan Bayar Denda Rp13 Miliar
arm |
Insertlive
Jakarta
-
Daisy member non-aktif MOMOLAND mengejutkan ranah K-Pop karena mengungkapkan mengenai manipulasi di ajang survival Finding MOMOLAND.
Dia juga mengatakan bahwa pihak manajemen meminta anggota untuk membayar biaya produksi.
Ia mengaku bahwa dirinya dipaksa hiatus oleh pihak agensi, MLD Entertainment.
Awalnya, Daisy dikabarkan hiatus karena alasan pribadi setelah kabar kencannya dengan Yun Hyeong iKon tersebar pada awal tahun 2019 lalu.
Setelah dua bulan hiatus, Daisy mengaku ingin kembali berpartisipasi dalam jadwal MOMOLAND. Namun, pihak agensi menolaknya dan memperpanjang masa hiatusnya selama 8 bulan ke depan.
"Saya memberi tahu agensi bahwa saya bisa ikut promosi. Mereka terus mengatakan kepada saya, 'tidak, kami pikir Anda sebaiknya istirahat saja'," ungkap Daisy seperti dikutip dari Koreaboo.
Tak ingin hal itu terjadi, Daisy lebih memilih untuk hengkang dari agensi yang menaunginya itu. Namun, sebagai konsekuensi membatalkan kontrak eksklusifnya, Daisy harus membayar denda sebanyak 1,1 miliar KRW atau setara Rp13 miliar.
MLD Entertainment mengatakan bahwa urusan aktif atau tidaknya artis yang ada di bawah naungan mereka sepenuhnya adalah kewenangan agensi. Sedangkan untuk masalah pinalti kontrak eksklusif, hal itu karena Daisy adalah pihak pertama yang ingin memutuskan kontrak.
(arm/syf)
Loading ...
Dia juga mengatakan bahwa pihak manajemen meminta anggota untuk membayar biaya produksi.
Advertisement
Ia mengaku bahwa dirinya dipaksa hiatus oleh pihak agensi, MLD Entertainment.
Awalnya, Daisy dikabarkan hiatus karena alasan pribadi setelah kabar kencannya dengan Yun Hyeong iKon tersebar pada awal tahun 2019 lalu.
Daisy Momoland dan Ibunya/ Foto: KBS |
Setelah dua bulan hiatus, Daisy mengaku ingin kembali berpartisipasi dalam jadwal MOMOLAND. Namun, pihak agensi menolaknya dan memperpanjang masa hiatusnya selama 8 bulan ke depan.
"Saya memberi tahu agensi bahwa saya bisa ikut promosi. Mereka terus mengatakan kepada saya, 'tidak, kami pikir Anda sebaiknya istirahat saja'," ungkap Daisy seperti dikutip dari Koreaboo.
Tak ingin hal itu terjadi, Daisy lebih memilih untuk hengkang dari agensi yang menaunginya itu. Namun, sebagai konsekuensi membatalkan kontrak eksklusifnya, Daisy harus membayar denda sebanyak 1,1 miliar KRW atau setara Rp13 miliar.
MLD Entertainment mengatakan bahwa urusan aktif atau tidaknya artis yang ada di bawah naungan mereka sepenuhnya adalah kewenangan agensi. Sedangkan untuk masalah pinalti kontrak eksklusif, hal itu karena Daisy adalah pihak pertama yang ingin memutuskan kontrak.
(arm/syf)
Daisy Momoland dan Ibunya/ Foto: KBS