Ahok Jadi Komisaris Utama Pertamina, Netizen Terpecah Belah
YOA |
Insertlive
Jakarta
-
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir resmi menunjuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero).
Setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertamina pada Senin (25/11), Ahok sudah dapat langsung bekerja dengan tugas barunya. Sesuai fungsi dan tugasnya, Ahok akan mengawasi direksi dalam menjalankan perusahaan, termasuk memberi nasihat.
"Mulai senin kembali kita lihat kiprah ahok......selamat ya....saya yakin prinsip anda tidak akan berubah...sama seperti waktu jadi gubernur DKI dulu...," tulisnya.
Sementara itu, akun lainnya @buasqu malah mepertanyakan kemampuan Ahok hingga bisa ditunjuk sebagai Komut Pertamina.
"Ini orang sebenernya siapa sih? Apa prestasinya buat negeri ini? Masif banget didongkrak popularitasnya?," tulisnya.
Penunjukkan Ahok sebagai Komut Pertamina oleh Erick Thohir memang terbilang mengejutkan. Ahok sendiri ditunjuk menjadi Komut Pertamina atas pertimbangan mengawasi direksi dengan ketat.
Sesuai Inpres Nomor 8 Tahun 2014, Dewan Komisaris dan Dewan Direksi di perusahaan strategis harus minta persetujuan presiden. Nama Ahok pun diklaim telah diusulkan ke Presiden Joko Widodo.
(yoa/fik)
Loading ...
Setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertamina pada Senin (25/11), Ahok sudah dapat langsung bekerja dengan tugas barunya. Sesuai fungsi dan tugasnya, Ahok akan mengawasi direksi dalam menjalankan perusahaan, termasuk memberi nasihat.
Advertisement
"Mulai senin kembali kita lihat kiprah ahok......selamat ya....saya yakin prinsip anda tidak akan berubah...sama seperti waktu jadi gubernur DKI dulu...," tulisnya.
Sementara itu, akun lainnya @buasqu malah mepertanyakan kemampuan Ahok hingga bisa ditunjuk sebagai Komut Pertamina.
"Ini orang sebenernya siapa sih? Apa prestasinya buat negeri ini? Masif banget didongkrak popularitasnya?," tulisnya.
Penunjukkan Ahok sebagai Komut Pertamina oleh Erick Thohir memang terbilang mengejutkan. Ahok sendiri ditunjuk menjadi Komut Pertamina atas pertimbangan mengawasi direksi dengan ketat.
Sesuai Inpres Nomor 8 Tahun 2014, Dewan Komisaris dan Dewan Direksi di perusahaan strategis harus minta persetujuan presiden. Nama Ahok pun diklaim telah diusulkan ke Presiden Joko Widodo.
(yoa/fik)