Ditanya Soal Keseksiannya, Pamela Safitri: Saya Bangga Kok
nap |
Insertlive
Jakarta
-
Penyanyi dangdut, Pamela Safitri, dikenal karena tubuhnya yang seksi yang amat menggoda. Ia juga banyak dikenal orang-orang dengan goyangan 'dribble' yang membuat dirinya semakin dilirik banyak laki-laki.
Menurutnya keseksian yang dimiliki Pamela merupakan suatu hal yang harus dibanggakan. Hal itu sendiri seakan dijadikan Pamela sebagai kelebihannya dalam mencari lahan untuk meraup rezeki. Ia juga tidak takut atas keseksian yang dimilikinya karena banyak orang yang melindunginya.
Meski begitu Pamela merasa keseksian yang dimiliki membuatnya sulit untuk mendapatkan kekasih. Karena stigma masyarakat yang merasa jika seksi adalah seseorang yang sangat gampangan. Namun, ia bersyukur karena tubuh seksinya ini, membuat dirinya pede bernyanyi dan tampil di tempat umum.
"Pasangan aja saya sempat agak sulit karena masyarakat mikirnya yang seksi tuh gampangan." ucap Pamela lagi.
Di sisi lain, menurut seorang seksologi yang hadir dalam acara Insert Story yaitu Zoya Armin menyarankan jika keseksian yang diumbar sebaiknya dianggap sebagai kebanggaan.
Tapi, ketika wanita-wanita seksi ini bertemu dengan pria narsis atau memiliki kekuasaan yang berlebih, ini membuat banyak wanita itu bertanya-tanya kepada dirinya, apakah sensualitas bisa dianggap sebagai ancaman kepada dirinya.
(nap/nap)
Loading ...
Menurutnya keseksian yang dimiliki Pamela merupakan suatu hal yang harus dibanggakan. Hal itu sendiri seakan dijadikan Pamela sebagai kelebihannya dalam mencari lahan untuk meraup rezeki. Ia juga tidak takut atas keseksian yang dimilikinya karena banyak orang yang melindunginya.
Advertisement
Meski begitu Pamela merasa keseksian yang dimiliki membuatnya sulit untuk mendapatkan kekasih. Karena stigma masyarakat yang merasa jika seksi adalah seseorang yang sangat gampangan. Namun, ia bersyukur karena tubuh seksinya ini, membuat dirinya pede bernyanyi dan tampil di tempat umum.
Di sisi lain, menurut seorang seksologi yang hadir dalam acara Insert Story yaitu Zoya Armin menyarankan jika keseksian yang diumbar sebaiknya dianggap sebagai kebanggaan.
Tapi, ketika wanita-wanita seksi ini bertemu dengan pria narsis atau memiliki kekuasaan yang berlebih, ini membuat banyak wanita itu bertanya-tanya kepada dirinya, apakah sensualitas bisa dianggap sebagai ancaman kepada dirinya.
(nap/nap)