Pengacara Atalarik: Anak Komplain Bertemu Tsania Marwa di Sekolah
Raden Al Falah |
Insertlive
Jakarta
-
Sidang hak asuh anak pasangan bercerai Atalarik Syah dan Tsania Marwa sudah menemukan titik akhir.
Hakim memutuskan, hak asuh ada di tangan Atalarik dan Tsania. Hakim juga mengatakan bahwa anak bisa bertemu kedua orangtua bertemu kapan saja.
Ia menawarkan Tsania bisa bertemu anak-anak di rumah setiap 2 hari di hari kerja dan 1 hari pada akhir pekan. Bisa jadi waktu bertemu akan bertambah apabila anak-anak juga merasa nyaman.
Namun, semua hal ini malah ditolak mentah-mentah oleh Tsania dan masih meminta untuk bertemu di sekolah.
"Hingga tadi sidang putusan dan Marwa tidak datang, hakim juga ikut menawarkan untuk menerima tawaran bertemu tadi, cuma ditolak dan pihak mereka maunya bertemu di sekolah," kata Jaenudin, kuasa hukum Atalarik Syah saat ditemui di Pengadilan Agama Cibinong, Rabu (4/9).
Selain itu, ternyata anak-anak Tsania dan Atalarik Syah sempat mengeluh kepada ayahnya bahwa mereka merasa terganggu untuk bertemu sang bunda di sekolah.
"Anak ini sempat mengeluh waktu belajarnya terganggu karena diajak main dan bertemu Marwa datang ke sekolah" pungkasnya.
(nap/syf)
Hakim memutuskan, hak asuh ada di tangan Atalarik dan Tsania. Hakim juga mengatakan bahwa anak bisa bertemu kedua orangtua bertemu kapan saja.
Advertisement
Ia menawarkan Tsania bisa bertemu anak-anak di rumah setiap 2 hari di hari kerja dan 1 hari pada akhir pekan. Bisa jadi waktu bertemu akan bertambah apabila anak-anak juga merasa nyaman.
Atalarik Syah dan Jaenudin / Foto: Raden Al Falah |
Namun, semua hal ini malah ditolak mentah-mentah oleh Tsania dan masih meminta untuk bertemu di sekolah.
"Hingga tadi sidang putusan dan Marwa tidak datang, hakim juga ikut menawarkan untuk menerima tawaran bertemu tadi, cuma ditolak dan pihak mereka maunya bertemu di sekolah," kata Jaenudin, kuasa hukum Atalarik Syah saat ditemui di Pengadilan Agama Cibinong, Rabu (4/9).
Selain itu, ternyata anak-anak Tsania dan Atalarik Syah sempat mengeluh kepada ayahnya bahwa mereka merasa terganggu untuk bertemu sang bunda di sekolah.
"Anak ini sempat mengeluh waktu belajarnya terganggu karena diajak main dan bertemu Marwa datang ke sekolah" pungkasnya.
(nap/syf)
Atalarik Syah dan Jaenudin / Foto: Raden Al Falah