Tanggapan Artis Terkait Ceramah Ustaz Abdul Somad Soal Salib

ikh | Insertlive
Kamis, 22 Aug 2019 12:33 WIB
Ceramah Ustaz Abdul Somad soal salib menjadi viral, dan menuai pro dan kontra di masyarakat.
Jakarta, Insertlive - Video ceramah Ustaz Abdul Somad soal salib menjadi viral beberapa waktu lalu. Bahkan akibat ceramah itu Ustaz yang kerap disapa UAS itu dilaporkan ke polisi.

Lantas berbagai pihak memberikan respon terkait ceramah UAS. Beberapa di antaranya adalah artis Choky Sitohang dan Ari Wibowo yang menggunggah tanggapannya di Instagram.

Choky adalah salah satu artis beragama Kristen. Ia turut memberikan komentar terkait ceramah UAS yang sedang viral.

"Yang kami kasihi Ustad Abdul Somad, damai sejahtera bagimu dan keluargamu. Kami menyembah Allah yang hidup, saudaraku, Abdul Somad. Karena Yesus bangkit dari kematian, kami umat Nasrani hari ini bisa hidup harmonis dengan semua pemeluk agama di Indonesia tercinta, mengikuti apa yg diperintahkan-Nya. Anda telah keliru mengartikan Salib. Itu bukan simbol belaka, tetapi ada KUASA dibalik Salib yang mampu mengubahkan hati yang penuh kebencian menjadi penuh kasih dan kelemahlembutan, lidah yang mengolok menjadi kata yang penuh berkat, sikap yang sombong dan arogan menjadi rendah hati, dan yang terutama membawa kegelapan menjadi terang. Karena saya tahu Tuhan saya besar dan kita terlalu kecil untuk membela-Nya, maka saya memilih berdoa, kiranya belas kasih Tuhan ada padamu, mengampunimu atas setiap pelecehan verbal yang engkau lakukan terhadap-Nya. Tuhan sendiri akan berperkara atas hidupmu. Kami mengasihimu, Ustad. Tuhan memberkati dan melindungi setiap pemeluk agama di NKRI. Majulah negeriku, bangkitlah bangsaku. Shalom.. Merdekaaa...!!!," tulis Choky di unggahan Instagram, Kamis (22/8).

[Gambas:Instagram]


Selain Choky, ada Ari Wibowo yang juga ikut memberikan tanggapan terhadap komentar UAS. Ari mengunggah foto Paus Fransiskus yang membahas soal 'bagaimana bila agamamu dihina'. Ari pun menulis caption yang mengomentari kutipan Paus itu.

[Gambas:Instagram]

"Pikiran yg sungguh bijak, tidak ada manusia yg sempurna, semua bisa salah kata, dimaafkan saja dan didoakan, semoga bisa lebih bijak di kemudian hari," tulis Ari di unggahan Instagramnya.

Arie Untung pun ikut berkomentar soal tersebut. Ia berkomentar dengan mengangkat tema Padang.

"PADANG
.
Suatu hari
Di rumah suami istri asal jawa ngobrol tentang kasus kemalingan
.
"Ono kemalingan buk ning omahe Pak Ucok"
"Lho jam piro pak?"
"Jam 7 pagi"
"Walaaah Padang padaang kok nyolong"
.
Kebetulan 
Ada tetangga yg merekam 
Kemudian diperdengarkan di kelurahan
.
Sampailah pada sebuah kesimpulan
"Waah orang jawa itu telah menuduh orang padang yg mencuri" (Bhs jawa, padang = terang)
.
Salah faham? Yes
Sengaja? Tergantung niat," tulis suami Fenita ini.

"Nah zaman ini 
berbicara dng yg sefaham 
di "rumah"nya sendiri 
Untuk kalangan rumah tersebut, adalah sesuatu yg dicari2 sebagai pelanggaran etika
Yg salah yg ngobrol afau yg menyebarkan agenda privasi ini?
Padahal dalam kasus hukum 
menyebar luaskan pembicaraan private adalah sesuatu yg melanggar hukum (Contoh rekaman tel yg pernah viral dll)
Anyway..
.
Akan jauh Berbeda 
jika hal inj diutarakan di forum publik yg bersifat majemuk
.

Clear siih," tambahnya.

Arie pun berharap agar tidak terpancing dan mulai fokus untuk membangun perekonomian.

"Sesuatu yang jelas posisinya
Ada yg salah faham
Atau sengaja disalah fahamkan
Asal usul nya pun sudah jelas
Lokasinya pun jelas 
Materinya pun jelas
Hanya berbicara untuk yang sesama mengerti
Bukan mengajak bicara yg jelas tidak akan mengerti
pihak yg diserang pun pernah punya contoh yg sama tapi memilih tdk mempublish, .
Tapi sekarang
Satu demi satu mulai tersebar di FGD perlakuan yg sama sebaliknya beredar juga
Ini juga mulai membakar kemarahan
.
Wah bakal rame niih 
Pilihannya .
ujung damai atau ujung panas?
.
Trus
.
ZOOM OUT yuk
Ujung2 panasnya mau kemana sih?
Perang saudara?
siap itu pilihannya?
Yg punya bisnis jelas akn berantakan
.
Ngga capek ya?
Belum lama kelar pemilu 
Mau akur2an 
Ada aja lagi yg mulai
Sekarang ada yg lg tepuk tangan
.
.
Udah 
Yuk jangan terpancing
Kita ini butuh waktu utk memulai membangun
Kolaburasi lebih baik untuk mendorong perekonomian kita nih
banyak PR
.
Klo kita terpuruk
Yg terpuruk bukan golongan A atau golongan B doaaang
BARENGAAAN
.
.
Nah
Yg doyan ribut?
Santuy
aku ngga ngalangin
Monggo dilanjut
Silakan habisin waktu dan energi
.
Yg sukanya adem
Santuy
Ayok lah ngopi
diskusi "duduk bareng"
Kapan mau maju?
Kalo recehan terus yg dibahas?
.
.
Mkn
Konflik adalah "komiditi"
tapj masing2 kita ngga boleh capek jadi duta pendamai," ujarnya.

[Gambas:Video Insertlive]


(ikh/fik)
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER