Heboh Bawa Ponsel ke Rutan, Begini Pembelaan Farhat Abbas

Edward J.A. Ginting - INSERTLIVE
Selasa, 06 Aug 2019 16:48 WIB
Sempat disebut menyelundupkan ponsel ke dalam rutan, Farhat Abbas mengaku jika dirinya sudah meminta izin kepada penjaga penjara.
Jakarta, Insertlive - Video permintaan maaf Galih Ginanjar yang diunggah di akun Instagram Farhat Abbas, berhasil mengundang perhatian netizen. Banyak berita dan komentar yang dilontarkan netizen atas video tersebut.

Hingga timbul sebuah pertanyaan, apakah Farhat Abbas diperbolehkan membawa ponsel ke dalam rutan Polda? Farhat memang membawa ponsel saat menjenguk Galih, Rey Utami dan Pablo Benua yang sedang mendekam di tahanan Polda Metro Jaya. Bahkan, pihak kepolisian menyatakan bahwa yang dilakukan Farhat itu adalah pelanggaran. Hal ini juga berdampak pada tahanannya yang mendapat hukuman dilarang dikunjungi selama sepekan.  

Satu regu kepolisian yang menjaga tahanan juga mendapat teguran keras  terkait hal tersebut. Lantas, bagaimana tanggapan Farhat soal perbuatannya yang menjadi sorotan itu?


Ditemui secara langsung oleh tim Insert, Farhat Abbas mengaku bahwa dirinya sudah meminta izin kepada penjaga rutan untuk membawa ponsel.

Farhat AbbasFarhat Abbas/ Foto: Edward J.A. Ginting
"Saya sudah minta izin, laporkan saya ke Pak Kapolda bahwa Farhat Abbas sudah minta izin dan diizinkan. Isi beritanya itu bukan menjelekkan lembaganya tapi hanya komunikasi saya minta maaf, rindu anak, membantu orangtua," ucap Farhat saat ditemui di Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (6/8).

"Makanya itu saya sudah minta izin, ketika membawa ini tidak boleh disembunyikan lihat saja di rekaman CCTV," sambungnya.

Fahat Abbas membela dirinya dengan mengatakan jika video permintaan maaf itu sendiri dibuat karena dirinya ingin melakukan pendekatan mediasi dengan pihak Fairuz A. Rafiq.

"Kepala bagian tahanan beropini dan mengatakan saya mencari sensasi, ini mencari damai kok. Justru saya menghormati dan menghargai bapak Kapolda, Dirkrimsus bahwa apa yang dilakukan pendekatan secara mediasi telah dilakukan," kata pengacara kondang.

Merasa tak terima dengan tuduhan tersebut, Farhat Abbas mengaku siap melaporkan kepala bagian tahanan.

"Besok saya akan membuat laporan kepada Kapolri dan Propam akibat sikap dari kepala bagian tahanan yang menghukum klien kami dua kali," tutup Farhat Abbas.

[Gambas:Video Insertlive]

(agn/fik)
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER