Seungri Digugat Rp18 Miliar oleh Pedagang Mie Korea Selatan
Syafrina Syaaf |
Insertlive
Jakarta
-
Masalah hukum yang dihadapi Seungri terus menggunung dan semakin berat saja.
Sekarang, member termuda grup Kpop bernama BigBang ini kembali digugat terkait telah mendatangkan kerugian bisnis.
Para manajer ini membuka cabang Aori Ramen antara Juni 2017 sampai dengan November 2018.
Pada tahun 2018, keuntungan mereka melampaui 100 juta won setiap bulan.
Namun, setelah insiden Burning Sun, keuntungan menurun drastis dan mengkhawatirkan.
"Aori Ramen dipromosikan dengan julukan Ramen-nya Seungri," ujar salah satu manajer atau pemilik cabang Aori.
Seungri acap kali mempromosikan Aori secara pribadi saat siaran live di aplikasi streaming dan media sosial.
Berdasarkan aturan pada Fair Transaction di Korea Selatan yang direvisi dalam Undang-Undang Bisnis Waralaba, pemilik waralaba harus membayar kompensasi atas kerusakan brand pada pembeli franchise.
Para pemilik cabang Aori Ramen ini menuntut Seungri untuk bertanggung jawab karena dialah yang merusak citra Aori.
"Kami telah mempercayai Seungri untuk merepresentasikan produk kami. Kami sudah membayar waralaba dan royalti paling mahal di industri jasa makanan untuk membuka cabang," ujar salah satu pemilik usaha seperti dikutip Soompi.
Mereka menyayangkan dan kecewa bahwa Seungri tidak pernah meminta maaf sekalipun atas skandalnya yang memengaruhi penjualan dan bisnis mereka.
"Kami [franchisee] mengajukan gugatan. Kami bukan anggota keluarga atau kenalan Seungri tetapi adalah orang biasa yang mencari nafkah melalui bisnis restoran," pungkas mereka.
Aori FNB telah memutuskan hubungan dengan Seungri dan Yuri Holdings pada bulan Maret . Kini, 100 persen saham dipegang oleh investor swasta.
Para pecinta K-Pop jangan lupa saksikan program InsertLive K-Pop setiap hari Senin dan Jumat pukul 16.00 WIB di kanal TV.
(syf/syf)
Loading ...
Sekarang, member termuda grup Kpop bernama BigBang ini kembali digugat terkait telah mendatangkan kerugian bisnis.
Advertisement
Pada tahun 2018, keuntungan mereka melampaui 100 juta won setiap bulan.
Namun, setelah insiden Burning Sun, keuntungan menurun drastis dan mengkhawatirkan.
"Aori Ramen dipromosikan dengan julukan Ramen-nya Seungri," ujar salah satu manajer atau pemilik cabang Aori.
Seungri acap kali mempromosikan Aori secara pribadi saat siaran live di aplikasi streaming dan media sosial.
Berdasarkan aturan pada Fair Transaction di Korea Selatan yang direvisi dalam Undang-Undang Bisnis Waralaba, pemilik waralaba harus membayar kompensasi atas kerusakan brand pada pembeli franchise.
Para pemilik cabang Aori Ramen ini menuntut Seungri untuk bertanggung jawab karena dialah yang merusak citra Aori.
"Kami telah mempercayai Seungri untuk merepresentasikan produk kami. Kami sudah membayar waralaba dan royalti paling mahal di industri jasa makanan untuk membuka cabang," ujar salah satu pemilik usaha seperti dikutip Soompi.
Foto: Instagram/Asiatodayenter |
Mereka menyayangkan dan kecewa bahwa Seungri tidak pernah meminta maaf sekalipun atas skandalnya yang memengaruhi penjualan dan bisnis mereka.
"Kami [franchisee] mengajukan gugatan. Kami bukan anggota keluarga atau kenalan Seungri tetapi adalah orang biasa yang mencari nafkah melalui bisnis restoran," pungkas mereka.
Aori FNB telah memutuskan hubungan dengan Seungri dan Yuri Holdings pada bulan Maret . Kini, 100 persen saham dipegang oleh investor swasta.
Para pecinta K-Pop jangan lupa saksikan program InsertLive K-Pop setiap hari Senin dan Jumat pukul 16.00 WIB di kanal TV.
(syf/syf)
Foto: Instagram/Asiatodayenter