Peringatan Keras dari Kepolisian untuk Para Youtuber
Riyo Ramadhan |
Insertlive
Jakarta
-
Video tak bermoral dalam konten Mulut Sampah yang dibuat Rey Utami dan Pablo Benua di akun YouTube miliknya, banyak menuai kontroversi. Bahkan, kini pasangan tersebut harus menghadapi kasus hukum karena konten YouTube miliknya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk lebih bijak dalam mengaspirasikan sesuatu. Argo berharap kasus Rey dan Pablo bisa menjadi pembelajaran.
Argo menegaskan untuk para calon Youtuber harus lebih dahulu mengetahui hukum-hukum yang ada di Indonesia terkait hal tersebut. Jika terjadi lagi di kemudian hari, Argo memastikan akan ditindak lanjuti lebih dalam seperti kasus Rey dan Pablo.
"Jadi bukan mengandung unsur-unsur yang dilarang oleh Undang-undang. Kemudian ya kalau misalnya ada unsur Undang-undang yang dilanggar ya pasti akan dilakukan penindakan," kata Argo.
Argo juga mengatakan saat ini kepolisian sudah aktif untuk memantau semua konten yang ada di YouTube. Ia menghimbau para Youtuber harus memasukkan golongan usia di setiap kontennya.
"Dari cyber pun sudah giat ya untuk melakukan patroli dengan konten-konten yang pornografi maupun asusila," pungkas Argo.
(yoa/fik)
Loading ...
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk lebih bijak dalam mengaspirasikan sesuatu. Argo berharap kasus Rey dan Pablo bisa menjadi pembelajaran.
Advertisement
Foto: Dinda Tamara Putri |
Argo menegaskan untuk para calon Youtuber harus lebih dahulu mengetahui hukum-hukum yang ada di Indonesia terkait hal tersebut. Jika terjadi lagi di kemudian hari, Argo memastikan akan ditindak lanjuti lebih dalam seperti kasus Rey dan Pablo.
"Jadi bukan mengandung unsur-unsur yang dilarang oleh Undang-undang. Kemudian ya kalau misalnya ada unsur Undang-undang yang dilanggar ya pasti akan dilakukan penindakan," kata Argo.
Argo juga mengatakan saat ini kepolisian sudah aktif untuk memantau semua konten yang ada di YouTube. Ia menghimbau para Youtuber harus memasukkan golongan usia di setiap kontennya.
"Dari cyber pun sudah giat ya untuk melakukan patroli dengan konten-konten yang pornografi maupun asusila," pungkas Argo.
(yoa/fik)
Foto: Dinda Tamara Putri