Ki Joko Bodo Wakafkan Rumah Praktik Jadi Masjid
Dinda Tamara Putri |
Insertlive
Jakarta
-
Ki Joko Bodo telah terbuka mengakui bahwa dirinya sudah berhijrah.
Dia mengatakan tujuan berhijrah agar lebih fokus beribadah kepada Tuhan dan meninggalkan citra buruknya selama ini.
"Jadi, misalnya aku, perbuatanku yang dulunya buruk mungkin harus jadi perbuatan yang harus lebih baik lagi, seperti itu," kata Ki Joko dengan tegas.
Namun, meski telah berhirah, Ki Joko ternyata belum meninggalkan profesinya sebagai paranormal. Ia mengatakan, tidak bisa melepas pekerjaan yang selama ini telah ia bangun. Namun, dia mengakui bahwa kini citranya sebagai paranormal tidak dipandang sebelah mata.
"Ya kan namanya pekerjaan kan cuma istilahnya kan, akhirnya sekarang silaturahmi orang-orang datang ya orang itu silaturahmi ke aku, bukan istilah datang ke paranormal gitu," urainya.
Tak ingin setengah-setengah dalam berhijrah, Ki Joko bahkan telah mewakafkan tempat praktiknya yang berluas 200 meter untuk dijadikan sebuah masjid. Ia berharap apa yang sudah dilakukannya ini tidak menimbulkan reaksi negatif dari masyarakat dan bisa menjadi contoh yang baik.
"Aku juga takut riya, riya dalam artian pamer, cuma gitu aja pamer, kan nggak ada amal, moga-moga ini menjadi contoh yang lain. Niatku bukan riya lho," pungkasnya.
(yoa/syf)
Dia mengatakan tujuan berhijrah agar lebih fokus beribadah kepada Tuhan dan meninggalkan citra buruknya selama ini.
Advertisement
"Jadi, misalnya aku, perbuatanku yang dulunya buruk mungkin harus jadi perbuatan yang harus lebih baik lagi, seperti itu," kata Ki Joko dengan tegas.
Foto: Dokumen Trans TV |
Namun, meski telah berhirah, Ki Joko ternyata belum meninggalkan profesinya sebagai paranormal. Ia mengatakan, tidak bisa melepas pekerjaan yang selama ini telah ia bangun. Namun, dia mengakui bahwa kini citranya sebagai paranormal tidak dipandang sebelah mata.
Tak ingin setengah-setengah dalam berhijrah, Ki Joko bahkan telah mewakafkan tempat praktiknya yang berluas 200 meter untuk dijadikan sebuah masjid. Ia berharap apa yang sudah dilakukannya ini tidak menimbulkan reaksi negatif dari masyarakat dan bisa menjadi contoh yang baik.
"Aku juga takut riya, riya dalam artian pamer, cuma gitu aja pamer, kan nggak ada amal, moga-moga ini menjadi contoh yang lain. Niatku bukan riya lho," pungkasnya.
(yoa/syf)
Foto: Dokumen Trans TV