Kasihan, Ki Joko Bodo Ternyata Pernah Diludahi Perempuan
YOA |
Insertlive
Jakarta
-
Jauh sebelum menjadi paranormal terkenal, hidup Agus Yulianto atau yang lebih dikenal Ki Joko Bodo tak tentu arah. Ia pernah melakukan apa saja agar dapat bertahan hidupnya. Kejamnya kehidupan membuatnya harus melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak ia inginkan.
"Aku pernah jadi pengamen, aku pernah jadi tukang semir sepatu, dan sebagainya itu pernah aku jalanin semua. Jadi itu semua namanya proses hidup, jadi dalam proses hidup ini aku tidak lah mulus dalam hidupku. Pernah tidur di kolong jembatan, pernah tidur di sel (penjara), pernah tidur di rel kereta, pernah tidur di rumah sakit," ungkapnya dalam wawancara.
"Waktu itu, orang desa yang terpandang itu kan jadi pegawai negeri, pegawai negeri tuh kalau untuk desa masih wah super gitu. Aku yang lontang-lantung gini kerjaanku cuma gitar-gitaran, cengenges-cengenges, goda-godain cewek, bahkan godain cewek pun sampai diludahin loh," tambahnya.
Bahkan ia mengatakan sempat menjadi seorang pencuri karena tidak punya sepeser pun uang untuk membeli makanan. Kehidupan yang begitu keras membuat Ki Joko berpikir bahwa pendidikan tidak akan bisa membuatnya bahagia. Menurutnya, tanpa bersekolah pun ia akan bisa menjadi kaya raya dengan caranya sendiri.
(yoa/fik)
Loading ...
"Aku pernah jadi pengamen, aku pernah jadi tukang semir sepatu, dan sebagainya itu pernah aku jalanin semua. Jadi itu semua namanya proses hidup, jadi dalam proses hidup ini aku tidak lah mulus dalam hidupku. Pernah tidur di kolong jembatan, pernah tidur di sel (penjara), pernah tidur di rel kereta, pernah tidur di rumah sakit," ungkapnya dalam wawancara.
Advertisement
Baca Juga : Tobat, Ki Joko Bodo Akui Sudah Temukan Tuhan |
"Waktu itu, orang desa yang terpandang itu kan jadi pegawai negeri, pegawai negeri tuh kalau untuk desa masih wah super gitu. Aku yang lontang-lantung gini kerjaanku cuma gitar-gitaran, cengenges-cengenges, goda-godain cewek, bahkan godain cewek pun sampai diludahin loh," tambahnya.
Bahkan ia mengatakan sempat menjadi seorang pencuri karena tidak punya sepeser pun uang untuk membeli makanan. Kehidupan yang begitu keras membuat Ki Joko berpikir bahwa pendidikan tidak akan bisa membuatnya bahagia. Menurutnya, tanpa bersekolah pun ia akan bisa menjadi kaya raya dengan caranya sendiri.
(yoa/fik)