Babak Baru Skandal Seungri
Finalia Kodrati & dis |
Insertlive
Jakarta
-
Kasus prostitusi yang melibatkan Seungri dan mantan rekan bisnisnya, Yoo In Suk memasuki babak baru. Dilansir dari Soompi, Komisaris Badan Kepolisian Metropolitan Seoul, Won Kyung Hwan menyatakan bahwa penyelidikan kasus Burning Sun yang telah berlangsung selama 3 bulan akan memasuki babak akhir. Pihak kepolisian akan menyelesaikan penyelidikan kasus tersebut dalam pekan ini.
"Surat perintah penahanan praperadilan dikeluarkan tergantung pada penilaian secara keseluruhan berdasarkan faktor termasuk tingkat keparahan masalah, potensi untuk melarikan diri, dan penghancuran bukti," ujarnya.
Pihak kepolisian juga melakukan penyelidikan terkait kasus penggunaan kartu bisnis milik YG Entertaiment yang digunakan Seungri untuk memesan hotel untuk para investor Jepang di tahun 2015. Saat ini, pihak kepolisian sedang meninjau dokumen keuangan yang diajukan oleh YG Entertainment untuk mengkonfirmasi kesaksian ini. Akuntan YG bersaksi bahwa Seungri menggunakan kartu kredit milik manajeman artis tersebut untuk membayar kamar hotel, tetapi dikenakan biayanya kepada mantan personel Big Bang tersebut.
Polisi juga terus melakukan penyelidikan terhadap ulang tahun Seungri di Filipina pada Desember 2017 lalu. "Berbagai [faktor] harus ditinjau untuk kasus Palawan. Fakta-faktanya semuanya telah diselesaikan. Kami, akan berusaha sebaik mungkin," ujarnya.
Seungri telah diperiksa polisi sebanyak 15 kali terkait kasus dugaan mediasi pelacuran, penggelapan, pembagian rekaman ilegal, dan penggelapan pajak.
(dis)
Loading ...
Advertisement
"Surat perintah penahanan praperadilan dikeluarkan tergantung pada penilaian secara keseluruhan berdasarkan faktor termasuk tingkat keparahan masalah, potensi untuk melarikan diri, dan penghancuran bukti," ujarnya.
Foto: AP ImageSeungri |
Pihak kepolisian juga melakukan penyelidikan terkait kasus penggunaan kartu bisnis milik YG Entertaiment yang digunakan Seungri untuk memesan hotel untuk para investor Jepang di tahun 2015. Saat ini, pihak kepolisian sedang meninjau dokumen keuangan yang diajukan oleh YG Entertainment untuk mengkonfirmasi kesaksian ini. Akuntan YG bersaksi bahwa Seungri menggunakan kartu kredit milik manajeman artis tersebut untuk membayar kamar hotel, tetapi dikenakan biayanya kepada mantan personel Big Bang tersebut.
Polisi juga terus melakukan penyelidikan terhadap ulang tahun Seungri di Filipina pada Desember 2017 lalu. "Berbagai [faktor] harus ditinjau untuk kasus Palawan. Fakta-faktanya semuanya telah diselesaikan. Kami, akan berusaha sebaik mungkin," ujarnya.
Seungri telah diperiksa polisi sebanyak 15 kali terkait kasus dugaan mediasi pelacuran, penggelapan, pembagian rekaman ilegal, dan penggelapan pajak.
(dis)
Foto: AP Image