Alie Sonet 2 Dilaporkan Atas Kasus Penipuan
Furqon |
Insertlive
Jakarta
-
Rika Wijaya belum lama ini diketahui melaporkan salam satu personel Sonet 2, Alie Khadafie yang juga merupakan adik ipar Rhoma Irama. Dalam laporan tersebut, Rika mengaku sudah ditipu Alie hingga mencapai Rp117 juta.
Mozart Amahorseya, pengacara Rika, membeberkan kasus yang menimpa kliennya tersebut. "Jadi memang dugaan kami ini murni penipuan, karena modusnya adalah modus cinta. Dia memanfaatkan perasaan Mbak Rika ini yang sedang jatuh cinta untuk terus-terus mengeluarkan uang, begitu Rika kapok, dia mencoba memainkan bujuk rayunya di situ." ungkap Mozart dalam konferensi pers di sebuah Restoran di Bilangan Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (2/4).
Rika juga menjelaskan bahwa pasca peminjaman pertama, Alie makin sering meminjam uang dengannya. Ia pun membeberkan rinciannya.
"Setelah itu, tidak beberapa lama ia minta uang jajan pada saya, Rp1,5 juta, beli bensin untuk manggung di stasiun tv. Sampai ban mobil aja, bocor, dia minta ke saya, nilainya hampir Rp6 juta, setelah itu Uminya meninggal, dia minta bantuan saya untuk biaya tahlilan 7 hari, Rp5 juta. Terus ada acara maulid entah apa, dan pinjam lagi buat sound system, Rp8 juta, terus hingga sepuluh kali transfer," tambahnya.
Terkait jumlah peminjaman terbesar, Rika mengaku bahwa Alie pernah meminjam uang hingga Rp80 juta. Katanya uang akan itu digunakan untuk bisnis. "Karena di samping juga mau bisnis, bandnya juga mau jatuh, katanya personel yang lain enggak ada yang peduli kecuali dia. Juga ada panggilan-panggilan promo hingga ke Turki. Jadi uang ini katanya buat bisnis dan keperluan band." sambungnya.
Terakhir, sang pengacara juga mengungkap masih menunggu proses dan mengabarkan bahwa semua bukti sudah lengkap untuk menjerat Alie. "Jadi gini, laporan ini belum diproses, nanti kita lihat lah perkembangannya seperti apa. Bukti-bukti juga sudah lengkap semua, ada pesan whatsApp dan ada voice recorder yang membuat dia enggak bisa berkilah." tutup Mozart.
(doa/fik)
Loading ...
Mozart Amahorseya, pengacara Rika, membeberkan kasus yang menimpa kliennya tersebut. "Jadi memang dugaan kami ini murni penipuan, karena modusnya adalah modus cinta. Dia memanfaatkan perasaan Mbak Rika ini yang sedang jatuh cinta untuk terus-terus mengeluarkan uang, begitu Rika kapok, dia mencoba memainkan bujuk rayunya di situ." ungkap Mozart dalam konferensi pers di sebuah Restoran di Bilangan Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (2/4).
Advertisement
Rika juga menjelaskan bahwa pasca peminjaman pertama, Alie makin sering meminjam uang dengannya. Ia pun membeberkan rinciannya.
"Setelah itu, tidak beberapa lama ia minta uang jajan pada saya, Rp1,5 juta, beli bensin untuk manggung di stasiun tv. Sampai ban mobil aja, bocor, dia minta ke saya, nilainya hampir Rp6 juta, setelah itu Uminya meninggal, dia minta bantuan saya untuk biaya tahlilan 7 hari, Rp5 juta. Terus ada acara maulid entah apa, dan pinjam lagi buat sound system, Rp8 juta, terus hingga sepuluh kali transfer," tambahnya.
Terkait jumlah peminjaman terbesar, Rika mengaku bahwa Alie pernah meminjam uang hingga Rp80 juta. Katanya uang akan itu digunakan untuk bisnis. "Karena di samping juga mau bisnis, bandnya juga mau jatuh, katanya personel yang lain enggak ada yang peduli kecuali dia. Juga ada panggilan-panggilan promo hingga ke Turki. Jadi uang ini katanya buat bisnis dan keperluan band." sambungnya.
Terakhir, sang pengacara juga mengungkap masih menunggu proses dan mengabarkan bahwa semua bukti sudah lengkap untuk menjerat Alie. "Jadi gini, laporan ini belum diproses, nanti kita lihat lah perkembangannya seperti apa. Bukti-bukti juga sudah lengkap semua, ada pesan whatsApp dan ada voice recorder yang membuat dia enggak bisa berkilah." tutup Mozart.
(doa/fik)