Ana de Armas Ungkap Tidak Setuju dengan James Bond Perempuan

Yogi Alfian | Insertlive
Sabtu, 23 Jul 2022 18:31 WIB
HOLLYWOOD, CALIFORNIA - JULY 13: Ana de Armas attends the world premiere of Netflix's
Jakarta, Insertlive -

Film No Time to Die yang tayang pada tahun lalu menyedot perhatian publik karena Ana de Armas, aktris yang disebut-sebut menjadi salah satu bagian terbaik dari karya tersebut.

No Time to Die sendiri adalah film terakhir dari Daniel Craig sebagai mata-mata super alias James Bond. Atas hal ini, Ana de Armas mendapat banyak pertanyaan tentang siapa yang akan menggantikan Craig sebagai James Bond berikutnya.

Menyusul desas-desus siapa sosok James Bond berikutnya, nama Ana de Armas kemudian muncul dikabarkan akan menjadi penerus karakter tersebut, tetapi dalam versi perempuan.


Ana de Armas kemudian menegaskan bahwa tidak perlu ada James Bond versi perempuan. Menurutnya, karakter James Bond harus tetap diperankan laki-laki.

"Tidak perlu ada James Bond perempuan, kata Ana de Armas dilansir dari The Sun.

"Seharusnya tidak perlu mencuri karakter orang lain, Anda tahu, untuk mengambil alih. Ini adalah sebuah novel dan itu mengarah ke dunia James Bond ini dan fantasi alam semesta tempat dia berada," lanjutnya.

Sang aktris lantas merasa rumah produk produksi film 007 tersebut lebih baik fokus pada pengembangan cerita selanjutnya daripada mengincarnya sebagai James Bond versi perempuan.

"Bahwa mereka diberi bagian dan pengakuan yang lebih substansial. Itulah yang menurut saya lebih menarik daripada membalik-balik sesuatu," terang Ana de Armas.

Dalam No Time to Die, Ana de Armas berperan sebagai agen CIA Paloma yang bekerja sama dengan James Bond dalam misi di Havana. Ia tampil selama kurang lebih lima menit dalam film tersebut.

(yoa/yoa)
Tonton juga video berikut:
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER