Ardhito Pramono-Jefri Nichol Perangi Pelecehan Seksual di 'Dear Nathan 3'
Ardhito Pramono-Jefri Nichol Perangi Pelecehan Seksual di 'Dear Nathan 3'
Film terakhir dari trilogi Dear Nathan akan menghadirkan kelanjutan romansa dari Nathan dan Salma yang mulai dewasa.
Duduk di bangku perkuliahan membuat konflik di antara Nathan dan Salma lebih berkembang.
Tak hanya soal percintaan, Nathan dan Slama juga dihadapkan dengan kekerasan seksual di lingkungan kampus.
"Konfliknya tambah dewasa juga seiring dewasanya Nathan dan Salma. Konfliknya beda visi-misi, dan ada juga konflik kekerasan seksual di lingkungan kampus," ungkap Jefri Nichol saat ditemui usai konferensi pers film Dear Nathan, Thank You Salma di Jakarta, Kamis (6/1).
Lewat film ini, Amanda Rawles menambahkan ingin menyuarakan tentang mengatasi kekerasan maupun pelecehan seksual.
"Kekerasan seksual penting banget diangkat oleh film khsusunya film remaja, menurut aku ini kesempatan buat aku jadi bagian dari pesan itu," sambung Amanda.
Baca halaman selanjutnya.
Ardhito dan Indah Permatasari Pernah Jadi Korban Pelecehan
Hal serupa juga diungkap Ardhito Pramono yang mengaku sangat semangat membintangi film ini lantaran pernah mengalami kejadian serupa saat berusia 14 tahun.
"Iya, film ini, kan, bahas soal pelecehan seksual, gue pun pernah merasakan itu saat kecil, jadi gue semangat banget," kata Ardhito.
"Jadi pas tahu ini juga bahas isu itu, aku sih semangat banget," ujarnya.
Tak hanya Ardhito, Indah Permatasari juga mengungkap pernah menjadi korban pelecehan seksual saat dirinya berusia 15 tahun.
"Waktu kecil, waktu jalan di depan rumah naik sepeda tiba-tiba ada bakak-bapak umur 30-40 tahun dia naik motor terus tiba-tiba nge-grab dadaku," kata Indah.
Oleh sebab itu, para bintang film Dear Nathan ini berharap dengan film ini dapat membantu para korban pelecehan seksual untuk bangkit dan saling mendukung.
(arm/and)