Sempat Simpang Siur, Penyebab Eddie Van Halen Meninggal Akhirnya Terungkap

Yogi Alfian - INSERTLIVE
Senin, 14 Dec 2020 17:22 WIB
FILE - Eddie Van Halen, left, embraces his son Wolfgang Van Halen after the rock group Van Halen officially announced their North American tour during a news conference in Los Angeles on Aug. 13, 2007. Eddie Van Halen, who had battled cancer, died Tuesday, Oct. 6, 2020. He was 65. (AP Photo/Kevork Djansezian, File)
Jakarta, Insertlive -

Gitaris senior Eddie Van Halen diketahui meninggal dunia pada 6 Oktober 2020 lalu di usia 65 tahun. Ia disebut mengembuskan napas terakhir usai berjuang melawan kanker.

Usai dua bulan lebih kepergian Van Halen, kini penyebab asli meninggalnya sang gitaris pun akhirnya terungkap.

Melansir NME, Van Halen dikatakan meninggal karena kecelakaan serebrovaskular atau stroke. Selain itu, ia juga menderita pneumonia, sindrom myelodysplastic kelainan sumsum tulang dan kanker paru-paru.


Berdasarkan keterangan yang tertulis di surat kematian, Van Halen juga dinyatakan kanker kulit di kepala dan lehernya serta detak jantung yang tak teratur.

Tubuh Van Halen dikremasi 22 hari setelah kematiannya dan abunya pun telah diberikan kepada putranya, Wolfgang.

Dalam sebuah wawancara, Wolfgang kembali mengenang kepergian sang ayah dan mengaku sangat terpukul sampai saat ini.

"Apa pun yang ia lakukan (Van Halen), itu luar biasa, karena aku punya tiga tahun momen indah bersamanya," ungkap Wolfgang.

Kematian Van Halen juga membuat sejumlah musisi hebat di dunia berduka. Beberapa orang yang sangat kehilangan adalah Kirk Hammett dari Metallica hingga Tom Morello dari Rage Against The Machine.

[Gambas:Video Insertlive]



(yoa/fik)
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER