Film 'Mulan' Terancam Diboikot Gegara Cuitan Masa Lalu Liu Yifei

DIS - INSERTLIVE
Senin, 07 Sep 2020 18:38 WIB
Film Mulan Live Action 2020
Jakarta, Insertlive -

Film live-action terbaru Disney, Mulan, kembali mendapat kecaman banyak pihak termasuk aktivis pro-demokrasi di Hong Kong, lantaran cuitan masa lalu sang pemeran utamanya, Liu Yifei.

Liu Yifei disebut sempat menyuarakan dukungannya terkait aksi kekerasan polisi Hong Kong terhadap para pendemo di tahun 2019 lalu ketika terjadi aksi protes besar-besaran di sana.

"Aku mendukung polisi Hong Kong. Kalian semua dapat menyerangku sekarang. Sungguh memalukan bagi Hong Kong," tulisnya melalui Weibo pada Agustus 2019, yang dikutip dari Business Insider.


Hal itu membuat para aktivis pro-demokrasi seperti Joshua Wong serta Jeffrey Ngo, meradang dan membuat tagar #BoycottMulan dengan sejumlah bukti yang menekan ke tulisan Liu Yifei di tahun 2019 lalu.

Mereka menuding bahwa tulisan Liu Yifei itu mengarah pada kekerasan serta kebrutalan para polisi Hong Kong terhadap pendemo.

"Karena Disney tunduk pada Beijing juga pada Liu Yifei yang secara terbuka dan bangga mendukung kebrutalan polisi di Hong Kong, maka saya mendorong semua orang yang percaya pada hak asasi manusia untuk #BoycottMulan," cuit Joshuan.

"@DonnieYenCT nampaknya lebih konsisten menentang protes aksi kekerasan Hong Kong dibandingkan @yifeicc yang justru memperkuat propaganda China di Twitter dengan mempromosikan kekerasan dan parahnya dia menggunakan wajah kulit hitam. Itulah alasan kalian harus #BoycottMulan," cuit Jeffrey.

Padahal, Liu Yifei sendiri sudah tak lagi secara terang-terangan mengungkapkan dukungannya pada aksi kekerasan tersebut.

"Aku pikir ini benar-benar situasi yang sangat rumit dan aku bukan ahlinya, tapi aku harap ini bisa diselesaikan dalam waktu dekat dan ini situasi yang sangat sensitif," tuturnya pada Februari kemarin.

Terlepas dari segala kontroversinya, film live-action Disney ini menjadi film pertama yang dirilis secara streaming di saluran Disney+. Keputusan ini dilakukan demi menghindari risiko penularan COVID-19.

[Gambas:Video Insertlive]



(dis/fik)
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER