Ria Ricis Ungkap Sulitnya Perankan Gadis Melayu di Film Hayya
Arinda |
Insertlive
Jakarta
-
Ria Ricis terlibat dalam film terbaru berjudul Hayya: The Power of Love 2. Film itu merupakan sekuel dari film berjudul 212: The Power of Love.
Film ini bercerita soal kehidupan anak-anak Palestina di tempat pengungsian yang trauma dengan perang. Hingga muncul seorang relawan asal Indonesia yang memicu terjadinya pro dan kontra.
Ricis sendiri mengaku senang karena jumlah penonton film ini sudah mencapai 400 ribu di hari keempat penayangannya. Namun hal yang lebih membuatnya senang adalah perannya di film ini.
Wanita berusia 24 tahun ini bercerita ada sejumlah kesulitan yang dialaminya selama proses syuting berlangsung. Namun hal yang paling sulit adalah berakting dengan menggunakan bahasa melayu.
"Pertama yang pasti bikin bingung itu adalah bahasa sehari-harinya, kayak huruf 'R' nggak kebaca jadi susahnya mungkin di situ," ujar Ricis.
(ikh/ikh)
Loading ...
Film ini bercerita soal kehidupan anak-anak Palestina di tempat pengungsian yang trauma dengan perang. Hingga muncul seorang relawan asal Indonesia yang memicu terjadinya pro dan kontra.
Ricis sendiri mengaku senang karena jumlah penonton film ini sudah mencapai 400 ribu di hari keempat penayangannya. Namun hal yang lebih membuatnya senang adalah perannya di film ini.
Advertisement
Wanita berusia 24 tahun ini bercerita ada sejumlah kesulitan yang dialaminya selama proses syuting berlangsung. Namun hal yang paling sulit adalah berakting dengan menggunakan bahasa melayu.
"Pertama yang pasti bikin bingung itu adalah bahasa sehari-harinya, kayak huruf 'R' nggak kebaca jadi susahnya mungkin di situ," ujar Ricis.
(ikh/ikh)