Lirik Lagu Cinta - Afgan, Isyana, feat Rendy Pandugo
nap |
Insertlive
Jakarta
-
Tiga penyanyi top Indonesia Afgan, Isyana Sarasvati dan Rendy Pandugo terlibat dalam sebuah kolaborasi. Mereka kali ini membawakan ulang lagu Dewa 19 yang berjudul Lagu Cinta. Dalam lagu ini, mereka juga menggaet pemain bass dari band Barasuara, Gerald Situmorang sebagai produser. Afgan yang juga fans Dewa 19 mengatakan sangat bahagia mendapatkan kesempatan bisa menyanyikan lagu tersebut. Ia mengatakan, Lagu Cinta adalah salah satu masterpiece Dewa 19.
Aku jatuh cinta
'Tuk ke sekian kali
Baru kali ini kurasakan
Cinta sesungguhnya
Tak seperti dulu
Kali ini ada pengorbanan
Cinta bukan sekedar kata-kata indah
Cinta bukan sekedar buaian belaian peraduan
Samudera cinta
Dari palung hati
Tak terukur dalamnya
Hingga saat perpisahan tiba
Mengundang air mata
Atau hanya secuil penyesalan
Cinta bukan sekedar kata-kata indah
Cinta bukan sekedar buaian belaian peraduan
Cinta adalah ruang dan waktu
Datang dan menghilang
Semua karunia Sang Pencipta
Mungkinkah kau sedang menatap bulan
Bulan sabit yang sedang kupandangi
Mungkinkah kamu menangis
Diatas bintang khayalku
Cinta bukan sekedar kata-kata indah
Cinta bukan sekedar buaian belaian peraduan
Maafkanlah cinta
Atas kabut jiwa
Yang menutupi pandangan kalbu
Cinta bukan sekedar kata-kata indah
Cinta bukan sekedar buaian belaian peraduan
Cinta bukan sekedar kata-kata indah
Cinta bukan sekedar buaian belaian peraduan
Cinta adalah ruang dan waktu
Datang dan menghilang
Semua karunia Sang Pencipta
(nap/fik)
Advertisement
Aku jatuh cinta
'Tuk ke sekian kali
Baru kali ini kurasakan
Cinta sesungguhnya
Tak seperti dulu
Kali ini ada pengorbanan
Cinta bukan sekedar kata-kata indah
Cinta bukan sekedar buaian belaian peraduan
Samudera cinta
Dari palung hati
Tak terukur dalamnya
Hingga saat perpisahan tiba
Mengundang air mata
Atau hanya secuil penyesalan
Cinta bukan sekedar kata-kata indah
Cinta bukan sekedar buaian belaian peraduan
Cinta adalah ruang dan waktu
Datang dan menghilang
Semua karunia Sang Pencipta
Mungkinkah kau sedang menatap bulan
Bulan sabit yang sedang kupandangi
Mungkinkah kamu menangis
Diatas bintang khayalku
Cinta bukan sekedar kata-kata indah
Cinta bukan sekedar buaian belaian peraduan
Maafkanlah cinta
Atas kabut jiwa
Yang menutupi pandangan kalbu
Cinta bukan sekedar kata-kata indah
Cinta bukan sekedar buaian belaian peraduan
Cinta bukan sekedar kata-kata indah
Cinta bukan sekedar buaian belaian peraduan
Cinta adalah ruang dan waktu
Datang dan menghilang
Semua karunia Sang Pencipta
(nap/fik)