Kisah Nyata di Balik Film 'Hotel Mumbai'
Achmad Abdillah |
Insertlive
Jakarta
-
Serangan teror memang telah banyak terjadi di beberapa negara. Beberapa tahun belakangan ini aksi teror seolah tak pernah berhenti dan kerap mengisi perjalanan tahun demi tahun. Hotel Taj Mahal Palace di Mumbai, India menjadi salah satunya.
Sebelumnya, aksi teror juga terjadi di Amerika Serikat, saat pesawat menabrak menara kembar World Trade Center pada 2001 silam. Di Indonesia sendiri tragedi Bom Bali pada tahun 2002 menewaskan lebih dari 200 orang. Selain itu, aksi teror terjadi di beberapa kota besar di dunia sampai akhirnya juga terjadi di India.
Seperti dilansir dari CNN.com, Sepuluh pria Pakistan yang terkait dengan kelompok teror Lashkar e-Tayyiba menyerbu gedung-gedung di Mumbai, menewaskan 164 orang. Sembilan pria bersenjata tewas dalam serangan itu, satu selamat. Mohammed Ajmal Kasab, pria bersenjata yang masih hidup, dieksekusi pada November 2012.
Serangan di Stasiun kereta Chhatrapati Shivaji Terminus pada 26 November 2008 menewaskan sekitar 58 orang dalam serangan 90 menit. Ketika orang-orang bersenjata itu meninggalkan stasiun kereta, mereka menembaki kerumunan yang berkumpul di sekitar barikade polisi. Sepuluh orang tambahan tewas di luar stasiun.
Aksi di Cafe Leopold pada 26 November 2008, sekitar 10 orang terbunuh dalam serangan yang berlangsung 10-15 menit. Serangan di Rumah Sakit Cama dan Albless pada 26 November 2008, orang-orang bersenjata menyergap sekelompok polisi dan membunuh enam dari mereka. Serangan di Rumah Nariman pada 26-28 November 2008, tujuh orang terbunuh dalam pengepungan tiga hari di sebuah pusat komunitas Yahudi.
Teror di Oberoi-Trident Hotel pada 26-28 November 2008, sekitar 30 orang tewas dalam pengepungan tiga hari. Sedangkan serangan di Taj Mahal Palace and Tower Hotel pada 26-29 November 2008, sekitar 31 orang terbunuh dalam pengepungan empat hari.
(aca/aca)
Loading ...
Sebelumnya, aksi teror juga terjadi di Amerika Serikat, saat pesawat menabrak menara kembar World Trade Center pada 2001 silam. Di Indonesia sendiri tragedi Bom Bali pada tahun 2002 menewaskan lebih dari 200 orang. Selain itu, aksi teror terjadi di beberapa kota besar di dunia sampai akhirnya juga terjadi di India.
Baca Juga : 5 Fakta Menarik Soal Film 'Hotel Mumbai' |
Seperti dilansir dari CNN.com, Sepuluh pria Pakistan yang terkait dengan kelompok teror Lashkar e-Tayyiba menyerbu gedung-gedung di Mumbai, menewaskan 164 orang. Sembilan pria bersenjata tewas dalam serangan itu, satu selamat. Mohammed Ajmal Kasab, pria bersenjata yang masih hidup, dieksekusi pada November 2012.
Advertisement
Serangan di Stasiun kereta Chhatrapati Shivaji Terminus pada 26 November 2008 menewaskan sekitar 58 orang dalam serangan 90 menit. Ketika orang-orang bersenjata itu meninggalkan stasiun kereta, mereka menembaki kerumunan yang berkumpul di sekitar barikade polisi. Sepuluh orang tambahan tewas di luar stasiun.
Aksi di Cafe Leopold pada 26 November 2008, sekitar 10 orang terbunuh dalam serangan yang berlangsung 10-15 menit. Serangan di Rumah Sakit Cama dan Albless pada 26 November 2008, orang-orang bersenjata menyergap sekelompok polisi dan membunuh enam dari mereka. Serangan di Rumah Nariman pada 26-28 November 2008, tujuh orang terbunuh dalam pengepungan tiga hari di sebuah pusat komunitas Yahudi.
Teror di Oberoi-Trident Hotel pada 26-28 November 2008, sekitar 30 orang tewas dalam pengepungan tiga hari. Sedangkan serangan di Taj Mahal Palace and Tower Hotel pada 26-29 November 2008, sekitar 31 orang terbunuh dalam pengepungan empat hari.
(aca/aca)