5 Film Indonesia dengan Budget Termahal
doa |
Insertlive
Jakarta -
Film bergenre aksi-komedi tersebut pertama kali rilis pada Agustus 2018 silam. Film yang diangkat dari novel serial karya Bastian Tito itu berhasil diadaptasi dengan baik oleh sutradara terkenal Indonesia, Angga Dwimas Sasongko.
[Gambas:Youtube]
Film yang disutradarai oleh Chaerul Umam ini rilis pertama kali pada September 2009 silam. Film ini dibintangi oleh Meyda Sefira,Kholidi Asadil Alam, Oki Setiana Dewi, Alice Norin, Andi Arsyil Rahman, Deddy Mizwar, dan lainnya.
[Gambas:Youtube]
Seperti film pertamanya, film The Raid 2: Berandal garapan Gareth Evans ini memang kembali berhasil sukses. Hal ini terbukti dengan keuntungan yang didapat dan terpilihan film yang menampilkan Iko Uwais ini sebagai Indonesia Choice Award di tahun 2014.
[Gambas:Youtube]
Film ini diadaptasi dari novel karya Joseph Conrad. Gunung Emas Almayer ini mengisahkan tentang perjuangan seorang Kaspar Almayer, seorang pedagang senjata asal Belanda yang memiliki minat pada arkeologi.
[Gambas:Youtube]
Film bergenre fiksi ilmiah ini menceritakan saat dunia dilanda kekacauan, menipisnya bahan pangan sebagai sumber keberlangsungan hidup. Namun terdapat sebuah negara yang manjadi anomali di kawasan Asia, yaitu Indonesia yang menjadi pusat perhatian dunia karena kekayaan sumber daya alam yang melimpah.
Film garapan Randy Korompis ini menampilkan banyak adegan aksi yang manwan serta diisi oleh aktor kawakan Indonesia seperto Rio Dewanto, Oka Antara, Chicco Jeriko, Julie Estelle dan lainnya.
[Gambas:Youtube]
(doa/doa)
Loading ...
5 Film Indonesia dengan Budget Termahal
Perkembangan industri film yang begitu signifikan tentu saja membuat banyak para pelaku perfilman lokal dan sineas-sineas Indonesia rela dan memberanikan diri untuk menciptakan film dengan budget yang fantastis. Semakin banyaknya alat-alat terkiwari dan perfilman dunia yang semakin canggih, mau tak mau pun sineas Indonesia harus melakukan hal tersebut untuk membuat perfilman lokal tidak begitu tertinggal jauh.
Advertisement
5. Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
Bekerjasama dengan perusahaan film Hollywood dan menampilkan banyak efek CGI menjadikan film remake Wiro Sableng 212 ini menjadi film yang boros dengan mengeluarkan kurang lebih Rp 27 Miliar.Film bergenre aksi-komedi tersebut pertama kali rilis pada Agustus 2018 silam. Film yang diangkat dari novel serial karya Bastian Tito itu berhasil diadaptasi dengan baik oleh sutradara terkenal Indonesia, Angga Dwimas Sasongko.
[Gambas:Youtube]
4. Ketika Cinta Bertasbih 2
Menghabiskan dana mencapai Rp 40 Miliar, membuat film Ketika Cinta Bertasbih 2 menjadi film Indonesia termahal nomor empat. Film yang diadaptasi dari novel karya Habiburahman El Sirazy ini menceritakan tentang lika-liku pemuda yang bersekolah di Mesir dan pencarian jodoh yang baik.Film yang disutradarai oleh Chaerul Umam ini rilis pertama kali pada September 2009 silam. Film ini dibintangi oleh Meyda Sefira,Kholidi Asadil Alam, Oki Setiana Dewi, Alice Norin, Andi Arsyil Rahman, Deddy Mizwar, dan lainnya.
[Gambas:Youtube]
3. The Raid 2: Berandal
Setelah sukses dengan film pertamanya, The Raid pun membuat sekuelnya. Film aksi lanjutan ini menempati posisi film termahal ke tiga karena mengeluarkan biaya hingga Rp 54 Miliar.Seperti film pertamanya, film The Raid 2: Berandal garapan Gareth Evans ini memang kembali berhasil sukses. Hal ini terbukti dengan keuntungan yang didapat dan terpilihan film yang menampilkan Iko Uwais ini sebagai Indonesia Choice Award di tahun 2014.
[Gambas:Youtube]
2. Gunung Emas Almayer
Film selanjutnya adalah film bergenre kolosal berjudul Gunung Emas Almayer. Film garapan U-Wei Bin Haji Saari itu rela menggelontorkan dana sebesar Rp 60 Miliar untuk pembuatannya.Film ini diadaptasi dari novel karya Joseph Conrad. Gunung Emas Almayer ini mengisahkan tentang perjuangan seorang Kaspar Almayer, seorang pedagang senjata asal Belanda yang memiliki minat pada arkeologi.
[Gambas:Youtube]
1. Foxtroat Six
Sampai artikel ini ditulis, tercatat bahwa film Foxtrot Six yang baru saja di rilis Februari lalu tersebut menduduki peringkat pertama sebagai film dengan pengeluaran terbesar yang mancapai Rp 70,5 Miliar. Biaya tersebut dikarenakan pembuatan film yang memakan waktu lama dan detail film yang dibuat dengan standar tinggi layaknya film Hollywood.Film bergenre fiksi ilmiah ini menceritakan saat dunia dilanda kekacauan, menipisnya bahan pangan sebagai sumber keberlangsungan hidup. Namun terdapat sebuah negara yang manjadi anomali di kawasan Asia, yaitu Indonesia yang menjadi pusat perhatian dunia karena kekayaan sumber daya alam yang melimpah.
Film garapan Randy Korompis ini menampilkan banyak adegan aksi yang manwan serta diisi oleh aktor kawakan Indonesia seperto Rio Dewanto, Oka Antara, Chicco Jeriko, Julie Estelle dan lainnya.
[Gambas:Youtube]
(doa/doa)