Aktris Miyako 'Avatar' Alami Kekerasan hingga Penghasilan Ditilap Keluarga
Miya Cech atau yang kini dikenal dengan nama Miyako buka-bukan soal penipuan yang dilakukan oleh keluarganya.
Dalam video yang diunggah di media sosial, pemeran Toph dalam serial Netflix Avatar: The Last Airbender Season 2 live-action itu mengaku dikhianati oleh keluarganya sendiri.
Miyako mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah menerima bayaran hasil syuting karena upahnya itu ditranfer ke rekening yang berbeda.
Kala itu, Miyako tidak menyadari uang hasil jeripayahnya itu ditransfer ke rekening berbeda karena dirinya masih kecil.
"Avatar kami syuting 14 episode, 2 musim dan aku hanya mendapatkan bayaran setara dengan satu episode karena uangku dimasukkan ke rekening lain yang bukan milikku dan aku tidak punya aksesnya," ujar Miyako dalam unggahannya.
Dalam video itu, Miyako juga mengaku alami bahwa dirinya mengalami kekerasan hingga dicekoki obat-obatan.
"Pada dasarnya aku dibuat tidak berdaya secara finansial, aku dianiaya, dan dicekoki obat-obatan," tambahnya.
Namun, Miyako enggan mengungkapkan secara detail tentang pengalamannya itu.
Ia juga mengaku pernah berurusan dengan petugas kepolisian karena ada yang melacak dan menguntit keberadaannya.
Hal-hal tersebut jugalah yang membuatnya kini berganti nama menjadi Miyako dari sebelumnya Miya Cech.
Terkait kasusnya itu, Miyako bercerita kalau ia dibantu oleh lawan mainnya untuk tempat tinggal di sebuah apartemen selama syuting Avatar.
Miyako mengatakan mungkin dirinya tidak bisa pertahan jika tidak ditolong oleh lawan mainnya tersebut.
"Seorang rekan kerja membantuku. Orang ini melakukan lebih dari yang seharusnya mereka lakukan," imbuhnya.
(arm/KHS)