Gading Marten Jadi Saksi Raffi Ahmad Tak Terlibat Kasus Penyelundupan Barang Impor
Nama Raffi Ahmad kembali menjadi sorotan setelah fotonya di depan toko Blueray di New York, Amerika Serikat, dikaitkan dengan kasus dugaan penyelundupan barang impor.
Di tengah ramainya perbincangan publik, kesaksian dari Gading Marten muncul untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada momen tersebut.
Dalam konferensi pers yang digelar bersama pengacara Hotman Paris Hutapea, Gading Marten memberikan penjelasan melalui sambungan video call.
Ia menegaskan bahwa keberadaannya bersama Raffi Ahmad di depan toko tersebut tidak berkaitan dengan aktivitas bisnis maupun transaksi barang elektronik.
Menurut Gading, peristiwa itu terjadi saat mereka berada di Amerika Serikat usai mengikuti ajang marathon di Chicago.
Setelah kegiatan tersebut, rombongan mengunjungi sejumlah usaha milik warga negara Indonesia di New York sebagai bentuk dukungan kepada sesama WNI yang menjalankan bisnis di luar negeri.
"Kita di Amerika, waktu itu kita makan makanan Indonesia di Awang Kitchen di seberangnya... ya lalu udah kita ke sebelahnya nih. Begitu pindah ke sebelahnya Indo Java ada orang-orang dari sebelah memang minta foto," kata Gading Marten dalam konferensi pers, Kamis (11/6).
Kesaksian itu mengungkap bahwa foto yang kemudian beredar luas di media sosial diambil saat mereka memenuhi permintaan foto dari beberapa orang yang berada di lokasi.
Gading mengaku saat itu bahkan tidak mengetahui nama toko maupun usaha yang dijalankan oleh orang-orang yang mengajak mereka berfoto.
"Kita aja baru tahu namanya Blueray aja sekarang nih. Udah lupa namanya siapa waktu itu. Orangnya siapa nggak tahu, namanya Blueray aja baru tahu. Jadi begitu kita lihat lagi video pas kita di sana, 'Oh iya namanya Blueray'," ujarnya.
Ayah satu anak tersebut juga membenarkan bahwa sempat ada percakapan ringan mengenai jasa pengiriman barang ke Indonesia.
Namun, ia menegaskan pembicaraan itu hanya sebatas basa-basi dan tidak pernah berlanjut menjadi transaksi.
"Nah orang sana kan ada basa-basi nawarin, 'Eh kalau kita masuk-masukin barang ke Indonesia, kalau misalnya mau masukin barang bisa ke kita', ya iya iya kan kita begitu, 'Iya iya', tapi kan kita tidak lanjuti kita pesan apa nggak kan nggak jadi," tegasnya.
Pernyataan Gading kemudian diperkuat langsung oleh Raffi Ahmad. Suami Nagita Slavina itu menanyakan kembali apakah saat itu ada pertukaran nomor telepon atau kontak pribadi dengan pihak toko. Gading pun membenarkan bahwa hal tersebut tidak pernah terjadi.
"Lu juga nggak ada minta nomor telepon dan lu nggak kasih nomor telepon kita juga nggak ada kan?" tanya Raffi Ahmad yang langsung diamini oleh Gading Marten.
Kasus ini mencuat setelah nama Raffi Ahmad disebut dalam persidangan dugaan penyelundupan barang elektronik di Lampung.
Munculnya foto di depan toko Blueray membuat publik berspekulasi mengenai keterlibatannya.
Melalui kesaksian Gading Marten, pihak Raffi Ahmad berupaya meluruskan informasi yang beredar.
Mereka menegaskan bahwa momen tersebut hanya sebatas kunjungan singkat dan foto bersama, tanpa adanya hubungan bisnis, transaksi, maupun keterlibatan dalam operasional perusahaan yang kini menjadi sorotan.
(ikh/ikh)