Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai, Nagita Slavina Malah Tertawa
Nama presenter Indonesia Raffi Ahmad mendadak terseret dalam dugaan kasus suap impor di Ditjen Bea Cukai.
Raffi terseret dalam kasus penyeludupan barang elektronik ilegal yang menjerat perusahaan Blueray di Lampung usai namanya disebut di dalam sidang. Nama Raffi Ahmad disebut pada persidangan dengan terdakwa Pimpinan Blueray Cargo (Grup) John Field dan kawan-kawan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 5 Juni 2026 lalu.
Untuk meluruskan kasus itu, Raffi pun langsung menggelar konferensi pers ditemani pengacaranya, Hotman Paris. Ia tegas membantah ikut terlibat dalam kasus tersebut.
Pada kesempatan itu, Raffi juga membeberkan reaksi sang istri, Nagita Slavina, setelah mendengar kabar tersebut. Wanita yang akrab disapa Gigi itu disebut malah tertawa mendengar suaminya terjerat dalam dugaan kasus suap.
"Istri saya ketawa-ketawa dalam artian kata 'Ya Allah, saya tuh setiap kali, saya kadang pin ATM saya aja nggak tahu itu istri saya'. Saya mau beli apa pun itu juga yang beli juga istri saya," beber Raffi Ahmad di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (11/6).
Meski begitu, Nagita tetap memberikan nasihat pada Raffi untuk tetap tenang dalam menghadapi kasus ini. Nagita meminta Raffi untuk segera memberikan penjelasan dan meluruskan isu ini agar tidak menjadi kasus yang berkepanjangan.
"Istri saya menanggapinya 'Ya udah kamu tenang aja'. Apalagi ibu saya mendoakan. Jadi dari keluarga saya semuanya tenang aja," ucapnya.
Sebelumnya nama Raffi disebut oleh seorang saksi di ruang sidang mendapatkan titipan barang bawaan mewah dari luar negeri seperti ponsel hingga laptop melalui PT Blueray Cargo.
Sementara itu Hotman Paris mengungkapkan pihak saksi tersebut kini telah mencabut Berita Acara Pemeriksaan atau BAP. Hotman juga tegas menyebut kliennya tidak pernah terlibat dalam kasus suap tersebut.
"Jadi semua ini total fitnah. Yonah (pegawai Bea Cukai) yang sempat menyebut nama Raffi pun sudah mencabut isi BAP-nya," ucap Hotman Paris.
Melanjutkan ucapan Raffi Ahmad, Hotman mengatakan tidak pernah ada kejadian menitipkan barang kepada Raffi yang terjadi di Chicaho. Awalnya bermula dari sapaan biasa lalu ajakan untuk berfoto bersama. Pihak Bea Cukai lalu memberikan tawaran kepada Raffi yang malah dianggap sebagai sesuatu yang serius.
"Fakta yang terjadi hanya satu. Ada basa-basi dari staf Bea Cukai bernama Lili di depan restoran Awang Kitchen. Dia minta foto bareng Raffi," ucapnya.
"Lalu basa-basi menawarkan, 'Mau tidak kita kirimin satu unit handphone karena di Indonesia belum ada.' Hanya sebatas itu!," tegas Hotman Paris.
(agn/dia)