Advertisement

PT GLI Tegaskan Giorgio Antonio Bukan CEO Perusahaan

Insertlive | Insertlive
Sarwendah dan Giorgio Antonio
PT GLI Tegaskan Giorgio Antonio Bukan CEO Perusahaan / Foto: Instagram/@riomotret
Jakarta -

Nama Giorgio Antonio Chandra belakangan menjadi sorotan setelah beredar informasi di media sosial yang menyebut dirinya sebagai CEO sekaligus pemilik perusahaan PT Global Loyalty Indonesia (GLI).

Menanggapi kabar tersebut, PT Global Loyalty Indonesia (GLI) memberikan klarifikasi resmi dan membantah seluruh informasi yang beredar.

Melalui unggahan di akun Instagram resminya, perusahaan menyatakan bahwa mereka perlu meluruskan informasi yang dinilai tidak sesuai fakta demi menjaga transparansi dan akurasi informasi kepada publik.

"Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akurasi informasi, PT Global Loyalty Indonesia menyampaikan informasi resmi terkait isu yang beredar di media sosial," ungkap PT Global Loyalty Indonesia.

Advertisement

[Gambas:Instagram]

Dalam pernyataan tersebut, perusahaan secara tegas membantah kabar yang menyebut Giorgio Antonio Chandra memiliki posisi penting maupun kepemilikan di perusahaan.

"Menanggapi berita yang beredar di media sosial berkenaan dengan terdapat berita hoax Saudara Giorgio Antonio Chandra adalah CEO/Pemilik PT Global Loyalty Indonesia (GLI), kami menginformasikan bahwa hal tersebut tidak benar," ujar PT GLI.

Perusahaan juga menegaskan bahwa Giorgio Antonio Chandra tidak memiliki keterkaitan secara struktural maupun kepemilikan saham dengan GLI.

"Saudara Giorgio Antonio Chandra tidak memiliki hubungan struktural maupun kepemilikan saham di GLI. Kehadiran Saudara Giorgio Antonio Chandra di kantor kami adalah dalam kapasitasnya sebagai bintang tamu pada salah satu acara yang diselenggarakan oleh GLI pada tahun 2025 lalu," kata PT GLI.

Melalui klarifikasi tersebut, perusahaan berharap masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

GLI juga mengimbau publik untuk selalu merujuk pada sumber resmi sebelum menyebarkan sebuah informasi.

"Kami mengajak publik untuk tetap bijak dalam menerima, menanggapi, dan membagikan informasi, serta merujuk hanya pada sumber resmi yang dapat dipertanggungjawabkan. Demikian yang dapat kami sampaikan. Terima Kasih," tutup PT GLI.

(ikh/ikh)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement