Pihak Perusahaan Ini Bantah Berkaitan dengan Giorgio Antonio, Status CEO Dipertanyakan
Nama Giorgio Antonio Chandra kembali menjadi sorotan di tengah ramainya pemberitaan mengenai kedekatannya dengan Sarwendah.
Belakangan, pria yang akrab disapa Gio itu kerap disebut-sebut sebagai CEO sekaligus pemilik dari perusahaan di bidang pengelolaan program loyalitas pelanggan, PT Global Loyalty Indonesia (GLI).
Namun, klaim tersebut akhirnya dibantah langsung oleh pihak perusahaan.
Melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun Instagram perusahaan pada 8 Juni 2026, PT GLI menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial mengenai Giorgio Antonio sebagai CEO maupun pemilik perusahaan adalah tidak benar.
Perusahaan bahkan menyebut kabar tersebut sebagai hoaks yang perlu diluruskan kepada publik.
Dalam keterangannya, Giorgio tidak memiliki hubungan struktural apa pun dengan perusahaan. Selain itu, namanya juga tidak tercatat sebagai pemegang saham maupun bagian dari jajaran manajemen perusahaan.
"Saudara Giorgio Antonio Chandra tidak memiliki hubungan struktural maupun kepemilikan saham di GLI," tulis perusahaan dalam pernyataan resminya.
Spekulasi mengenai posisi Giorgio di perusahaan tersebut muncul setelah sejumlah konten yang menampilkan dirinya berada di lingkungan kantor perusahaan beredar luas di media sosial.
Tak sedikit netizen yang kemudian mengaitkan kehadirannya dengan jabatan penting di perusahaan tersebut.
Di tengah ramainya perbincangan soal hubungan Giorgio dan Sarwendah, latar belakang bisnis Gio ikut menjadi bahan pembahasan publik. Banyak akun media sosial yang menyebutnya sebagai pengusaha sukses dan CEO sebuah perusahaan besar.
Perusahaan tersebut menjelaskan bahwa kehadiran Giorgio di kantor mereka bukan dalam kapasitas sebagai pimpinan perusahaan. Menurut perusahaan, Gio hanya hadir sebagai tamu undangan atau bintang tamu dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh GLI pada tahun 2025.
Sebelum klarifikasi ini muncul, Giorgio Antonio sempat menanggapi komentar warganet yang mempertanyakan statusnya sebagai CEO karena ia cukup aktif melakukan siaran langsung di media sosial.
Saat itu, Giorgio mengatakan dirinya memiliki sejumlah bisnis yang dapat diverifikasi secara legal.
Namun, PT GLI menegaskan bahwa perusahaan mereka bukan salah satu perusahaan yang dimiliki atau dipimpin oleh Giorgio.
(dis/dis)