Advertisement

Tak Terima Mendiang Epy Kusnandar Dihina, Karina Ranau Laporkan Netizen ke Polisi

kpr | Insertlive
Istri Epy Kusnandaar
Tak Terima Mendiang Epy Kusnandar Dihina, Karina Ranau Laporkan Netizen ke Polisi / Foto: Insertlive
Jakarta -

Karina Ranau merasa geram melihat ulah netizen yang menghina mendiang suaminya, Epy Kusnandar. Tak mau tinggal diam, Karina Ranau pun melaporkan netizen yang telah menghina mendiang suaminya ke polisi.

Kasus tersebut telah dilaporkan Karina Ranau ke Polres Metro Jakarta Selatan. Karina Ranau tinggal menunggu panggilan polisi untuk menjalani pemeriksaan atas laporannya tersebut.

"Saya ceritakan kronologinya dan sudah masuk laporan. Ya jadi ketika laporan sudah masuk semalam, penyidiknya bilang nanti Ibu akan dijadwalkan untuk pemanggilan," ucap Karina Ranau saat ditemui di Kalibata, Jakarta Selatan, kemarin.

"Mungkin setelah pemanggilan baru akan keluar BAP atau apa saya nggak ngerti karena belum pernah urusan sama Polres seperti ini," sambungnya.

Advertisement

Komentar jahat tersebut muncul saat Karina Ranau mengunggah konten yang berisi momen kenangannya bersama Epy Kusnandar. Konten tersebut diunggah Karina sebagai bentuk proses dirinya melewati masa duka usai ditinggal sang suami.

Namun, unggahan Karina Ranau itu justru mendapatkan komentar negatif dari netizen. Di saat hati tengah bersedih merindukan mendiang suami, Karina Ranau langsung tersulut emosi membaca komentar nyeleneh netizen tersebut.

"Kemarin pada saat saya posting momen itu, kontennya itu sedih loh, bikin nangis. Saya nangis gitu. Ketika di warung saya lihat komenan itu pas banget," cerita Karina Ranau.

"Wah saya langsung drop itu. Saya screenshot, terus saya posting di feed saya. Nggak berapa detik kemudian komennya hilang, tapi sekarang muncul lagi, ada lagi," lanjutnya.

Saking kesalnya, Karina tak ingin berdamai dengan netizen yang telah menghina mendiang suaminya. Karina dengan tegas ingin netizen tersebut mendekam di penjara.

"Saya kepengin orang itu ada di depan mata saya. Penginnya sih nggak minta maaf, pengin masukin ke penjara, nggak ada kata ampun," tegasnya.

Karina Ranau menyebut komentar negatif itu bukan hanya sekali. Akun tersebut disebut berulang kali melontarkan komentar yang menyakitkan hatinya.

"Awalnya dia bilang, 'Kenapa sih lo nggak move on? Suami lo kan udah mati'. Terus sekarang berikutnya, 'Mampus dia...'. Siapa manusia ini? Saya pengin minta banget sama kepolisian, tolonglah, tolong manusia-manusia yang seperti ini tuh dikasih pelajaran," ungkapnya.

Karina Ranau mengaku awalnya ia tidak ingin menanggapi komentar negatif tersebut. Namun, dikarenakan komentar negatif itu dilontarkan di unggahan ulang tahun anaknya, Karina Ranau tak mau tinggal diam.

"Ya saya juga awalnya sebenarnya sudah mencoba untuk sudahlah saya ngapain gitu ngadepin netizen yang mungkin receh kali buat mereka. Tapi itu kan dia berkomentar di publik dan komentarnya di tempat yang salah, di momen video momen ulang tahun. Dia sebenarnya bencinya sama siapa? Sama saya? Sama anak saya? Atau sama almarhum?" tuturnya.

Maka dari itu, Karina Ranau memberikan waktu kepada netizen tersebut untuk menemui dirinya dan meminta maaf secara langsung. Jika dalam waktu yang ditentukan netizen tersebut tak ada itikad baik, maka Karina akan melanjutkan kasus ini ke ranah hukum.

"Saya pengin kasih waktu 3x24 jam. Kalau akun itu tidak berusaha menghubungi saya, tidak ketemu saya langsung, saya akan teruskan ini," pungkasnya menegaskan.

(kpr/kpr)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement