Advertisement

Pesan Terakhir Eric Dane untuk Anak: Jatuh Cintalah & Hargai Setiap Momen

Insertlive | Insertlive
Eric Dane dan anak-anak
Pesan Terakhir Eric Dane untuk Anak: Jatuh Cintalah & Hargai Setiap Momen / Foto: Instagram
Jakarta -

Dunia hiburan masih berduka atas kepergian Eric Dane. Namun, hanya sehari setelah kabar wafatnya diumumkan, layanan streaming Netflix merilis wawancara terakhir sang aktor dalam serial dokumenter Famous Last Words. Momen ini langsung terasa emosional karena tayang tepat setelah kepergiannya.

Aktor yang dikenal luas lewat peran Dr. Mark Sloan dalam serial Grey's Anatomy itu mengembuskan napas terakhir pada Kamis (19/2) di usia 53 tahun.

Ia sebelumnya didiagnosis mengidap ALS atau Amyotrophic Lateral Sclerosis sekitar 10 bulan lalu, penyakit saraf progresif yang perlahan melemahkan fungsi otot tubuh.

Mengutip laporan Variety, rekaman tersebut dibuat berdasarkan kesepakatan khusus antara Eric Dane dan tim produksi. Ia secara sadar mengizinkan wawancara itu dirilis hanya setelah dirinya wafat.

Advertisement

Dalam video itu, Eric Dane berbicara langsung kepada dua putrinya, Billie dan Georgia. Ia menyampaikan refleksi hidup sekaligus pesan yang terasa begitu personal.

"Pesan ini untuk kalian. Ayah sudah mencoba. Terkadang Ayah tersandung, tapi Ayah selalu mencoba. Secara keseluruhan, kita melewati masa-masa yang menyenangkan, bukan?" ujarnya di depan kamera.

Dalam wawancara tersebut, Eric Dane merangkum empat pelajaran hidup penting untuk anak-anaknya.

Pesan pertama menyoroti pentingnya hidup di masa kini. Ia mengaku baru benar-benar memahami makna itu setelah didiagnosis ALS, ketika waktu terasa berjalan jauh lebih cepat dari yang ia bayangkan.

"Masa lalu berisi penyesalan, masa depan tetap tidak diketahui. Jadi, kalian harus hidup untuk saat ini. Hargailah setiap momen," ungkapnya.

Pesan kedua berbicara tentang passion. Ia mendorong anak-anaknya untuk menemukan sesuatu yang membuat mereka bersemangat menjalani hari.

"Hal kedua, jatuh cintalah, tak mesti jatuh cinta pada seseorang, walaupun aku juga merekomendasikannya. Tapi jatuh cintalah pada sesuatu. Temukan passion-mu, kebahagiaanmu. Carilah hal yang membuatmu bersemangat untuk memulai dan menjalani hari," tuturnya.

Eric Dane mengakui bahwa kecintaannya pada dunia akting menjadi salah satu alasan ia mampu bertahan di masa-masa tergelap hidupnya.

Pelajaran ketiga menyentuh soal pertemanan dan pentingnya memilih lingkungan yang tepat. Sementara pesan keempat menjadi penutup yang paling kuat, yakni tentang kegigihan dan martabat saat menghadapi cobaan hidup.

"Jangan pernah menyerah. Berjuanglah sampai napas terakhirmu. Penyakit ini perlahan mengambil tubuhku, tapi tidak akan pernah bisa mengambil jiwaku," tegas aktor yang juga membintangi serial Euphoria tersebut.

Kepergian Eric Dane meninggalkan luka mendalam di industri televisi. Kreator Grey's Anatomy, Shonda Rhimes, turut memberikan penghormatan.

Ia menyebut Eric Dane sebagai aktor berbakat yang meninggalkan jejak kuat dan tak terlupakan bagi penonton di seluruh dunia.

Sebagai informasi, ALS merupakan penyakit saraf progresif yang menyebabkan kelumpuhan otot secara bertahap.

Penyakit ini memang menghentikan langkah Eric Dane di depan kamera, tetapi tidak memadamkan semangatnya.

Lewat pesan terakhir yang kini bisa disaksikan publik, Eric Dane menutup bab hidupnya dengan kalimat yang sederhana, tetapi penuh makna: berjuang sampai akhir, dan tetap hidup sepenuh hati.

(ikh/and)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement