Advertisement

Aldy Maldini Kena Mental Pernah Tipu Fans: Buat Tunjukin Muka Aja Rasanya Malu

Insertlive | Insertlive
Aldy Maldini
Aldy Maldini Kena Mental Pernah Tipu Fans: Buat Tunjukin Muka Aja Rasanya Malu / Foto: instagram Aldy Maldini
Jakarta -

Aldy Maldini sempat menjadi sorotan tajam pada Mei 2025. Bukan karena karya baru, melainkan karena tudingan yang menyeretnya terkait dugaan penipuan terhadap penggemar sendiri.

Bagi seorang publik figur, sorotan memang sudah biasa. Tapi ketika kepercayaan yang dipertaruhkan, tekanannya berbeda. Aldy tak menampik hal itu. Ia mengakui mentalnya terpukul.

"Secara mental pasti kena. Bahkan buat nunjukin muka saja rasanya malu," ujarnya di Detik, Rabu (18/2).

Kontroversi tersebut membuat Aldy memilih mengurangi aktivitas publik untuk sementara waktu. Ia mengaku butuh sekitar satu bulan untuk kembali berani tampil di ruang umum.

Advertisement

Namun yang membuatnya tetap berdiri adalah lingkaran terdekatnya. Keluarga dan sahabat tidak membenarkan kesalahan yang ia lakukan, tetapi juga tidak meninggalkannya.

Ia menyebut dua sahabatnya di TBA, Bastian dan Kiki, tetap ada di sisinya sejak awal masalah mencuat. Bagi Aldy, dukungan itu bukan pembelaan, melainkan pengingat untuk bertanggung jawab dan memperbaiki diri.

"Kesalahan tetap kesalahan. Tapi gue disuruh selesaikan pelan-pelan dan bangkit lagi," katanya.

Menariknya, Aldy mengaku komentar pedas di media sosial bukanlah hal yang paling membuatnya terpuruk. Justru rasa bersalah atas tindakannya sendiri yang lebih menghantam.

Ia menyebut keteledoran dan sikap meremehkan situasi menjadi awal dari masalah besar tersebut. Hal-hal yang dianggap "nanti saja" atau "masih aman" justru berujung pada kekacauan.

Dari situlah ia merasa mendapat pelajaran paling mahal dalam hidupnya: tidak ada ruang untuk sembrono ketika menyangkut kepercayaan orang lain.

Kasus ini bermula dari tawaran makan malam eksklusif yang disebut-sebut disampaikan melalui fitur question box Instagram sejak akhir 2024. Penggemar yang tertarik diminta mentransfer Rp 500 ribu ke rekening pribadi.

Namun, acara tersebut tak pernah terlaksana. Sejumlah penggemar mengaku tidak mendapatkan kejelasan, baik soal jadwal maupun pengembalian dana.

Situasi semakin melebar ketika beberapa figur publik seperti Putri Poys dan dokter Richard Lee ikut bersuara, mengaku mengalami kerugian terkait urusan kerja sama dan pinjaman uang.

Isu itu membuat nama Aldy menjadi perbincangan luas di media sosial.

Kini, Aldy mencoba kembali menata kariernya. Ia telah kembali beraktivitas di dunia hiburan dan bahkan membintangi sebuah film.

Langkahnya memang belum sepenuhnya lepas dari sorotan. Masih ada tatapan sinis, masih ada pertanyaan publik tentang keberaniannya kembali tampil. Namun ia memilih menerima itu sebagai konsekuensi.

"Kalau orang lihat mukanya nggak enak, ya itu bagian dari risiko," ucapnya.

Bagi Aldy, proses bangkit bukan tentang membungkam kritik, melainkan tentang menunjukkan perubahan secara konsisten.

Kontroversi juga membawa efek lain yakni lingkaran pertemanan yang berubah. Ia menyadari bahwa masalah besar sering kali menjadi filter alami. Ada yang menjauh, ada yang tetap tinggal.

Namun dari situ Aldy belajar mengenali siapa yang benar-benar peduli, bukan sekadar hadir saat keadaan nyaman.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa reputasi bisa runtuh dalam hitungan hari, tetapi membangunnya kembali butuh waktu panjang.

Aldy Maldini kini berada di fase itu: fase membayar kesalahan dengan kerja, kesabaran, dan konsistensi.

Waktu yang akan menjawab apakah publik siap memberi kesempatan kedua.

(ikh/ikh)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement