Advertisement

Hollywood Kecam Kekerasan Agen ICE, Pedro Pascal dan Billie Eilish Angkat Suara

Yogi Alfian | Insertlive
Billie Eilish
Hollywood Kecam Kekerasan Agen ICE, Pedro Pascal dan Billie Eilish Angkat Suara (Foto: instagram.com/billieeilish)
Jakarta -

Sejumlah bintang Hollywood semakin vokal mengkritik pemerintahan Presiden Donald Trump. Mereka mengecam tindakan keras dan kekerasan yang dilakukan oleh agen imigrasi Amerika Serikat (ICE).

Sorotan utama tertuju pada kasus penembakan Alex Pretti, seorang perawat ICU berusia 37 tahun. Pretti ditembak berkali-kali oleh agen federal saat penangkapan di Minneapolis pada Sabtu (24/1). Peristiwa itu terekam dalam video dan memicu kemarahan publik.

Pedro Pascal Angkat Isu di Media Sosial

Aktor Pedro Pascal, bintang serial The Last of Us, menjadi salah satu figur yang paling lantang bersuara. Pada Minggu (25/1), ia membagikan beberapa unggahan di Instagram yang menyoroti kematian Alex Pretti dan Renee Good, warga lain yang ditembak mati agen federal di Minneapolis pada 7 Januari.

Advertisement

Salah satu unggahan menampilkan foto Pretti dan Good dengan tulisan: "Pretti dan Good alasan untuk pemogokan nasional."
Unggahan itu juga disertai editorial New York Times berjudul "Dua Orang Tewas. Rakyat Amerika Berhak Mengetahui Kebenaran."

Pascal menuliskan pernyataan tegas: "Kebenaran adalah garis pemisah antara pemerintahan demokratis dan rezim otoriter. Pretti dan Renee Good telah meninggal. Rakyat Amerika berhak mengetahui apa yang terjadi."

Billie Eilish Sebut Alex Pretti Pahlawan

Penyanyi Billie Eilish juga ikut menyuarakan kemarahan. Ia beberapa kali mengunggah Instagram Stories dan menyebut Alex Pretti sebagai "pahlawan Amerika sejati."

Eilish juga mengkritik sikap diam banyak tokoh terkenal. Ia mengunggah foto selfie dengan tulisan: "Hei, rekan selebriti, apakah kalian akan angkat bicara? Atau..."

Dukungan dari Selebriti Lain

Selain Pascal dan Eilish, Jamie Lee Curtis turut membagikan pesan dan seruan serupa melalui Instagram.

Aktor Mark Ruffalo juga mengecam keras tindakan agen federal. Melalui akun Bluesky, ia menulis: "Alex Pretti adalah seorang pahlawan."

Ruffalo juga membagikan ulang unggahan yang menjelaskan bahwa Pretti adalah perawat di Administrasi Veteran dan seorang pecinta anjing.

Sebelumnya, Ruffalo juga membagikan tautan video penembakan tersebut dengan komentar keras: "Pembunuhan berdarah dingin di jalanan AS oleh geng militer pendudukan, menciptakan kekacauan. Kita telah berperang di negara lain untuk hal yang lebih ringan dari ini."

Glenn Close: Demokrasi Amerika Dihancurkan

Aktris senior Glenn Close juga menyampaikan kritik tajam. Dalam video di Instagram, ia membaca pernyataan tertulis dan mengaku meski sebagian besar berada di luar negeri sejak September, ia tetap mengikuti kondisi di negaranya.

Ia mengatakan telah: "menyaksikan, bersama seluruh dunia, demokrasi kita secara sistematis dihancurkan dan dicabik-cabik."

Close melanjutkan dengan nada marah: "Saya marah dan muak dengan apa yang terjadi di bawah rezim Trump: kekejaman, ketidakmanusiaan, dan kesombongan."

Ia juga menyinggung masalah lain yang ia lihat: "Korupsi yang rakus, pengecut, kemunafikan yang menjijikkan, manipulasi fakta yang terang-terangan, dan sekarang pembunuhan berdarah dingin terhadap warga negara Amerika."

Di akhir pernyataannya, Glenn Close menyampaikan keyakinannya: "Saya percaya badan politik Amerika yang hebat sedang bergejolak, terbangun, dan memahami apa yang sedang terjadi."

Ia menutup dengan peringatan tegas: "Dan, ingat kata-kata saya, akan ada konsekuensi yang berat."

Gelombang kritik dari para selebriti ini menambah tekanan publik terhadap kebijakan dan tindakan aparat imigrasi di bawah pemerintahan Donald Trump.

(yoa)

Komentar

!nsertlive