Aksi Sosial Miss Indonesia Banten 2022 Diva Andzani untuk ODGJ di Palembang
Kepedulian Miss Indonesia Banten 2022, Diva Andzani, terhadap isu kemanusiaan kembali ia wujudkan lewat aksi nyata.
Bersama komunitas Peace Love yang ia dirikan, Diva menggelar kegiatan sosial bertajuk Menghadirkan Harapan, Memanusiakan Sesama bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Palembang.
Aksi penuh empati ini dilaksanakan di Yayasan Bagus Mandiri Insani, Palembang, pada 25 Januari 2026.
Yayasan tersebut diketahui menampung sekitar 350 penghuni yang terdiri dari ODGJ, gelandangan, hingga orang-orang terlantar dari berbagai latar belakang.
Dalam kegiatan tersebut, Diva dan tim Peace Love mengajak para penghuni menikmati aktivitas sederhana yang sarat makna.
Mulai dari makan bersama, merangkai bunga, bernyanyi karaoke, hingga bermain berbagai permainan interaktif.
Suasana hangat dan penuh tawa pun tercipta, membuat para penghuni merasa dihargai dan diperlakukan setara sebagai sesama manusia.
Diva tidak datang sendiri. Ia mengajak sesama finalis Miss Indonesia, yakni Miss Indonesia Sumatera Selatan 2022 Audra Nabila Kasanopha dan Miss Indonesia Sumatera Selatan 2024 Mareta Aulia.
Kehadiran Mareta yang berprofesi sebagai dokter turut memberi dampak nyata melalui pemeriksaan kesehatan bagi para penghuni yayasan.
Meski penuh niat baik, Diva mengakui bahwa kegiatan charity untuk ODGJ menjadi pengalaman baru yang sempat membuatnya khawatir.
"Kami sempat takut. Karena sebelumnya charity kami ke anak yatim, disabilitas, dan panti jompo selalu lancar. Tapi ODGJ emosinya tidak stabil, kami sempat berpikir takut diterkam," ujar Diva.
Miss Indonesia Banten 2022 Diva Andzani/ Foto: Istimewa |
Namun kekhawatiran tersebut justru berbanding terbalik dengan kenyataan di lapangan. Kedatangan Diva dan tim disambut hangat oleh para penghuni.
Bahkan, beberapa ODGJ membantu membuka pagar, memarkir kendaraan, hingga mengangkat perlengkapan kegiatan.
Dalam kesempatan itu, komunitas Peace Love berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp33.300.000.
Diva menegaskan bahwa seluruh dana disalurkan sepenuhnya kepada yayasan tanpa pemotongan apa pun.
"Kami tidak menggunakan uang donasi untuk transportasi dan akomodasi dari Jakarta. Semua kami tanggung sendiri, donasi 100 persen disalurkan," tegasnya.
Di balik senyum dan tawa selama kegiatan, Diva mengaku tak kuasa menahan air mata saat melihat langsung kondisi para penghuni.
Dalam satu ruangan, hingga 80 orang harus tidur berdesakan tanpa kasur, hanya beralas tikar.
Kamar mandi tanpa penutup, makanan seadanya, serta sebagian besar waktu dihabiskan di kamar yang terkunci menjadi pemandangan yang membekas di hatinya.
"Mereka bilang terima kasih karena bisa keluar kamar, nggak kepanasan, bisa makan enak, bisa nyanyi-nyanyi," tutur Diva.
Selama berada di lokasi, Diva juga menyaksikan beberapa penghuni yang harus diikat atau dikurung sementara karena kondisi emosinya belum stabil.
Bahkan, ada seorang ibu yang dari dalam ruangan meminta ikut merangkai bunga setelah mendengar keseruan kegiatan dari kejauhan.
Diva juga mengungkap temuan mengejutkan terkait seorang ODGJ yang sebelumnya pernah viral di media sosial melalui konten seorang selebgram.
"Di kontennya seolah-olah dia menolong. Tapi ternyata hanya mengantar ke yayasan tanpa memberikan bantuan apa pun, padahal kontennya pasti menghasilkan uang," ungkapnya.
Tak kalah menyentuh, Diva menyadari bahwa tidak semua penghuni yayasan mengalami gangguan jiwa.
Sebagian merupakan korban penelantaran keluarga, hingga pecandu narkoba.
Salah satunya adalah seorang anak muda asal Jakarta yang kabur dari rumah hanya karena sering dimarahi orang tua.
"Hanya karena dimarahi, dia kabur dan akhirnya tinggal di yayasan. Saat saya tawarkan pulang ke Jakarta, dia menolak," kata Diva dengan nada prihatin.
Pengalaman tersebut membuat Diva semakin yakin bahwa ODGJ kerap luput dari perhatian dalam kegiatan sosial.
"Prioritas bantuan biasanya anak yatim. ODGJ ini seperti terlupakan. Banyak yang dehidrasi, kurang vitamin, dan tidak terawat," ujarnya.
Memasuki usia lima tahun komunitas Peace Love pada 2026, Diva menegaskan komitmennya untuk terus bergerak dan berbagi.
"Aku ingin menciptakan kebahagiaan yang bisa mereka rasakan setiap hari. Mereka juga manusia yang berhak bahagia," tutup Diva.
(ikh/ikh)
Miss Indonesia Banten 2022 Diva Andzani/ Foto: Istimewa