Viral Kisah Pria Berharta Rp1000 T yang Hidup Sederhana Bareng Orang Tua
Jensen Huang, konglomerat raksasa teknologi menjadi sorotan warganet karena harta kekayaan yang terus meroket.
Menurut catatan Forbes tahun 2024, Jensen Huang menjadi orang terkaya ke dunia pada urutan ke-21 dengan total kekayaan sebesar US$ 70,4 miliar atau Rp1.100 triliun.
Sebelumnya, Jensen Huang berada di urutan ke-37 dunia.
Prestasi dengan harta kekayaan yang meningkat tidak lepas dari perusahaan miliknya, Nvidia.
Jensen Huang diketahui membangun perusahaan produsen semikonduktor yang dimulai sejak 1993.
Nvidia berperan dalam perkembangan teknologi modern seperti penyuplai chip sektor kecerdasan buatan, metaverse, serta mobil otonom.
Selain karena perusahaan miliknya, Jensen Huang juga sukses karena usaha sang ibunda yang membantunya mempelajari bahasa Inggris.
Diketahui, Jensen Huang lahir di Taiwan pada 1963. Namun, akibat situasi tahun 1970 yang tidak kondusif di Asia Tenggara, ia pindah ke Amerika Serikat pada usia 9 tahun.
Jensen Huang awalnya kesulitan berbicara bahasa Inggris sehingga peran sang ibunda membantunya untuk mempelajari itu semua.
"Ibuku mengajari bahasa Inggris agar kami bisa siap tinggal di Amerika Serikat. Meski ibu tidak begitu jago, setiap hari ibu akan memberi 10 kata dalam bahasa Inggris untuk dipelajari arti serta pelafalannya," cerita Jensen Huang dikutip dari CNBC International.
Cara tersebut membuat Jensen Huang lancar berkomunikasi meski dirinya sering menjadi target bullying karena berasal dari Asia dan juga keturunan China.
Selama di Amerika Serikat, ia tercatat sebagai mahasiswa di Oregon State University jurusan Elektro.
"Aku adalah produk dari mimpi serta aspirasi dari kedua orang tua," papar pria yang pernah kerja di perusahaan Advanced Micro Devices.
Sementara itu, bergelimang harta tak membuat Jensen Huang hobi flexing.
Ia sering terlihat makan di pinggir jalan dan berpakaian santai.
Jensen Huang juga sering menolak makan malam di hotel mewah dan memilih makan di pinggir jalan.
(dis/and)