Pangeran Arab Terbaring Koma 17 Tahun, Ayah Ungkap Ogah Lepas Ventilator

ARM | Insertlive
Selasa, 18 Oct 2022 20:45 WIB
Pangeran Al-Waleed bin Talal
Jakarta, Insertlive -

Pangeran Arab, Al-Waleed bin Khaled bin Talal telah 17 tahun terbaring koma di atas ranjang rumah sakit.

Ia mengalami koma dan mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit usai mengalami kecelakaan pada 2005 silam.

Dalam kecelakaan itu, keponakan dari konglomerat Arab, Alwaleed bin Talal, tersebut mengalami pendarahan otak.


Selama 17 tahun terakhir, Pangeran Arab yang dijuluki sebagai Sleeping Prince ini hidup dengan bantuan alat medis, seperti ventilator untuk bernapas.

Bukan tanpa alasan, keluarga tetap memasangkan alat-alat medis di tubuh Al-Waleed bin Khaled bin Talal karena berharap ia akan sembuh.

Oleh sebab itu, sang ayah menolak untuk mencabut ventilator yang menjadi alat satu-satunya Al-Waleed bin Khaled bin Talal bisa bertahan dalam koma.

"Seseorang bertanya kepadaku, mengapa tidak mencabut perangkat (medis) dari putramu? Aku menjawab jika itu adalah kehendak Tuhan baginya untuk mati dalam kecelakaan itu, maka putra saya akan berada di makamnya (saat ini)," kata Ayah Al-Waleed, Khaled bin Talal, seperti dikutip dari English Alaraby, pada Selasa (18/10).

Pangeran Al-Waleed bin TalalPangeran Al-Waleed bin Talal dan sang ayah/ Foto: Twitter @Rima_Talal

Belasan tahun terbaring koma, Al-Waleed bin Khaled bin Talal sempat terdeteksi melakukan gerakan tubuh pada 2015 lalu.

Setelah itu, Al-Waleed bin Khaled bin Talal juga diketahui memberikan respons pada 2020.

Pihak keluarga menuturkan bahwa Al-Waleed bin Khaled bin Talal sempat menggerakkan jarinya. Momen itu pun diabadikan dalam sebuah video.

Sayangnya, setelah respons itu, Al-Waleed bin Khaled bin Talal masih belum sadar dari komanya.

(arm/arm)
Tonton juga video berikut:
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER