Ajari Cara Orang Bertahan Hidup di Hari Kiamat, Wanita Ini Dibayar Rp2,1 M

INSERTLIVE | Insertlive
Jumat, 01 Jul 2022 10:40 WIB
Diana Hamill Page
Jakarta, Insertlive -

Diana Hamill Page menjual kemampuannya hidup di alam untuk diajarkan kepada orang-orang yang takut kiamat.

Pengajarannya itu membuat sang wanita bisa mengantongi lebih dari Rp2,1 miliar.

Diana yang biasa hidup di jalan selama lima tahun itu mengajari banyak orang cara bertahan saat harus hidup tanpa listrik atau bahan bakar ketika terjadi bencana.


Awalnya, Diana berani meninggalkan rumah dengan ketiga anaknya untuk tinggal di mobil karavan.

Selama hidup di jalan, wanita berusia 50 tahun itu mengajari ketiga anaknya untuk mencari makanan, mengawetkan, hingga menembak demi bisa bertahan hidup.

Tak kehabisan akal, Diana akhirnya meluncurkan Wild Harvest School untuk orang-orang yang ingin tahu cara hidup di alam.

"Aku ingin melindungi masa depan ketiga anakku dengan seluruh kemampuan yang dibutuhkan ketika menghadapi berbagai bahaya," kata Diana.

"Aku rasa ada hal yang perlu aku ajarkan untuk anak-anakku untuk bisa berkontribusi pada lingkungan dengan kemandirian dan membentuk komunitas yang tangguh," sambungnya.

Diana Hamill PageDiana Hamill Page/ Foto: Dok. Wild Harvest School

Diana juga mengatur keuangannya agar bisa hidup hemat selama tinggal di mobil karavan.

"Anak-anakku adalah hidupku dan aku ingin mereka hidup di lingkungan yang kondusif untuk kebahagiaan mereka. Kami membuang segalanya dan membebaskan diri kepada alam," bebernya.

"Aku sangat bangga dengan anak-anakku yang hidup normal dan melakukan hal yang bisa dilakukan banyak orang seperti menjahit atau memanggang. Mereka masih bisa bersosialisasi," lanjutnya.

Kini, Diana sudah kembali tinggal di rumah saat ketiga anaknya beranjak dewasa pada usia 20 tahun.

Namun, Diana akan kembali hidup di alam dalam sesegera mungkin.

Diana sendiri berhasil mendapatkan penghasilan £120 ribu atau Rp 2,1 miliar dalam setahun.

(dis/dis)
Tonton juga video berikut:
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER