Advertisement

Genjot Wisata, Heboh Ratusan Model Bugil Bercat Putih di Dekat Laut Mati

DIS | Insertlive
Spencer Tunick
Genjot Wisata, Heboh Ratusan Model Bugil Bercat Putih di Dekat Laut Mati/Foto: instagram.com/spencertunick
Jakarta -

Pemandangan 'aneh' terlihat di hamparan padang pasir di Israel di dekat Laut Mati.

Melansir dari Reuters yang dikutip CNN, pemandangan tersebut memperlihatkan ratusan model telanjang yang tubuhnya dicat putih.

Ratusan model itu mengikuti proyek terbaru seniman asal Amerika Serikat, Spencer Tunick.

Spencer mengarahkan para modelnya baik perempuan dan laki-laki yang berpose di atas bukit cokelat berbatu dan menghadap ke danau kebiruan.

Advertisement

Sambil berdiri di atap kendaraan, Spencer memberikan arahannya menggunakan megafon.

"Bagi saya, tubuh mempresentasikan keindahan dan kehidupan serta cinta," kata Spencer yang juga pernah melakukan puluhan pemotretan telanjang skala besar di seluruh dunia.

Adapun menurut Spencer alasan pemilihan warna putih di tubuh para model itu terinspirasi dari kisah Alkitab tentang istri Lot yang disebut berubah menjadi tiang garam.

Menurut Direktur Pemasaran untuk Kementerian Amerika, Menteri Pariwisata Israel membiayai ongkos transportasi dan akomodasi Spencer dalam proyek penggenjotan pariwisata tersebut.

Sementara wali kota Arad, Nisan Ben Hamo membantu mengerahkan staf serta pengeluaran biaya lainnya.

Dalam proyek besar ini, Spencer ditemani oleh Gil Shavit selaku ahli teknis.

"Spencer mengambilnya secara hati-hati agar menghindari area personal yang dicat putih," kata Gil Shavit.

Pengambil gambar model bertelanjang ini digambarkan sebagai Laut Mati yang menyusut melalui subyek telanjang.

Terhitung bahwa Spencer sendiri telah memotret lebih dari seribu model telanjang selama satu dekade lalu di lokasi Laut Mati yang surut sekitar satu meter dalam setahun.

Diketahui, Israel dan Yordania telah mengalirkan air untuk pertanian dan air minum.

Sayangnya, ekstraksi mineral dan penguapan terjadi lebih cepat lantaran efek perubahan iklim.

Area air saat pemotretan pertama Spencer kini telah berbeda karena berkurang dan hanya menyisakan pasir berkerak serta lubang pembuangan yang menganga.

Namun, beberapa pemimpin Israel yang berhaluan konservatif menentang proyek itu dan menuntut Kementerian Pariwisata menarik sponsornya dari sesuatu yang disebut "peristiwa kekejaman massal."

(dis)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement