Advertisement

3 Emak-emak yang Mendadak Terkenal karena Ngamuk di Media Sosial

INSERTLIVE | Insertlive
Viral emak-emak marahi kurir (screenshot Twitter)
Foto: Viral emak-emak marahi kurir (screenshot Twitter)
Jakarta -

3 Emak-emak yang Mendadak Terkenal karena Ngamuk di Media Sosial

Laman media sosial tengah dihebohkan dengan aksi emak-emak yang ngamuk-ngamuk.

Lebih kurang ada tiga emak-emak yang tertangkap kamera sedang mengamuk dengan permasalahan yang berbeda.

Publik pun geram dengan kelakuan para emak-emak tersebut.

Ada yang menghujat aksi ketiga emak-emak itu hingga salah satunya didatangi pihak kepolisian untuk mengucapkan permintaan maaf atas aksi kasarnya.

Advertisement

Aksi ketiga emak-emak yang mengamuk itu pun langsung viral hingga kini dan masih terus dibicarakan di publik.

Bagaimana aksi ketiga emak-emak tersebut hingga kronologi masalahnya?

Baca halaman selanjutnya.


Barang Tak Sesuai, Emak Ini Ngamuk Marahi Kurir

Laman media sosial Twitter heboh dengan munculnya video kemarahan seorang emak-emak pada kurir antar.

Awalnya video yang diunggah oleh akn @bukuakik itu menayangkan seorang emak-emak bergamis kuning memaki habis kurir di depannya.

Hal itu lantaran ia merasa barang yang dibelinya tak sesuai dengan pesanan.

"Kalau ini sobek lu gue injek, kalau ini sobek lu yang gue mat**n," cetusnya sambil menudingkan tangannya ke arah sang kurir. Bahkan berkali-kali sang emak-emak melontarkan kata 'gob**k'.

Barang itu diduga dibeli dengan metode Cash on Delivery atau COD alias bayar di tempat usai barang diterima oleh si pembeli.

Namun, karena pesanan tak cocok, emak-emak yang belum diketahui identitasnya ini langsung marah-marah pada sang kurir hingga ia mendapat kecaman dari publik.

"Selain COD perlu dihapus, kurir dan pekerja semacamnya harus dilindungi juga melalui SOP/mekanisme. Di beberapa negara asing, kejadian seperti ini bisa dituntut melalui hukum karena masuknya abuse atau harassment in the workplace," komentar warganet.

"Ya jangan belanja online, sok sokan COD ketika gak sesuai pesanan, malah kurir yang dimaki maki," timpal lainnya.


Dicegat Polisi, Emak Ini Malah Nyolot & Berkata Kasar

Rekaman video yang diunggah di media sosial kembali memperlihatkan aksi penumpang berplat B marah-marah kepada petugas saat disuruh putar balik oleh pihak kepolisian.

Dalam kronologi yang dilihat di tayangan, awalnya polisi menghentikan mobil berplat polisi B di Pos Penyekatan Bogor-Sukabumi.

Bukan berkata baik, emak-emak yang berkerudung warna biru yang duduk di kursi penumpang langsung menunjuk polisi dan berkata kasar.

"Saya juga polisi, eh a***** lu ya," kata wanita tersebut kepada petugas.

Video tersebut pun menjadi viral dan tak lama emak-emak yang berkata kasar tersebut didatangi oleh polisi berpakaian preman.

[Gambas:Instagram]

Menurut kepolisian, kedatangan mereka ke rumah emak-emak tersebut untuk dimintai klarifikasinya.

Emak-emak tersebut pun bersedia untuk memberikan klarifikasi dan permintaan maafnya kepada pihak kepolisian serta publik.

"Assalamualaikum wr wb, izin kepada bapak dan kepada media. Dan khususnya kepada bapak. Saya sangat meminta maaf yang sebesar-besarnya atas ke-khilafan saya kepada bapak sudah berkata kasar. Insya Allah menjadi pelajaran bagi saya, dan bapak bisa memaafkan apa yang saya sudah sampaikan ke bapak," tukasnya.


Gak Bisa Masuk Tempat Wisata, Emak Ini Ngamuk hingga Diminta Istighfar oleh Polisi

Seorang emak-emak muda juga terlihat marah-marah kepada petugas kepolisian lantaran dicegat saat akan memasuki kawasan wisata.

Dalam video yang beredar di laman Instagram Lambe Turah, emak-emak muda yang mengenakan baju kuning krem tersebut marah-marah kepada petugas sambil terus berkata kasar.

Bahkan, emak-emak muda tersebut dengan santai memaki petugas tanpa mengenakan masker.

Petugas kepolisian pun langsung meminta emak-emak muda tersebut beristighfar.

"Ya Allah, istighfar bu istighfar jangan marah-marah. Ibu nggak pakai masker juga," kata petugas.

[Gambas:Instagram]



Namun, emak-emak muda tersebut malah semakin marah dan membanting pintu mobilnya.

Kini, emak-emak muda tersebut dimintai klarifikasinya serta permintaan maafnya ke publik.

"Saya meminta maaf pada dishub dan petugas kepolisian Cilegon atas perbuatan saya yang dicegat. Padahal, saya hanya ingin menjenguk keluarga saya yang sakit. Saya menyesal dan meminta maaf," kata emak-emak muda tersebut.



(dis/syf)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement