Gara-gara Spongebob, Netter Indonesia-Malaysia 'Perang' di Twitter
YOA |
Insertlive
Jakarta
-
Karakter kartun Spongebob Squarepants ikut menyambut bulan Ramadhan 1441 H.
Spongebob tak sendiri, ia bersama temannya, Patrick, membagikan foto yang bertuliskan 'Ramadan Mubarak'.
"Wishing everyone a Happy Ramadan!," tulis Twitter resmi Spongebob.
Namun, ada hal lain yang jadi sorotan, netizen Indonesia dan Malaysia justru meributkan pakaian yang dikenakan Spongebob dan Patrick.
Netizen Indonesia dan Malaysia perang komentar serta adu argumen tentang pakaian Melayu yang dipakai Spongebob dan Patrick.
Motif batik yang ada di pakaian dua karakter kartun itu menjadi objek konflik netizen Indonesia dan Malaysia.
"OH MY GOD, BAJU MELAYU, SONGKET AND EVERYTHING FOR ONCE, IT'S NOT ARAB," tulis akun tenoq.
"Thats batik from Indonesia," tulis akun aimanasnil.
Netizen lain pun berusaha melerai. Ujaran saling klaim antara netizen Indonesia dan Malaysia diharapkan tak berlanjut.
"Can Malaysian and Indonesia stop claiming and arguing who owned the traditional attire. We are all have the same ancestry and one nusantara region," tulis akun itu.
(yoa/syf)
Loading ...
Spongebob tak sendiri, ia bersama temannya, Patrick, membagikan foto yang bertuliskan 'Ramadan Mubarak'.
"Wishing everyone a Happy Ramadan!," tulis Twitter resmi Spongebob.
Advertisement
Namun, ada hal lain yang jadi sorotan, netizen Indonesia dan Malaysia justru meributkan pakaian yang dikenakan Spongebob dan Patrick.
Netizen Indonesia dan Malaysia perang komentar serta adu argumen tentang pakaian Melayu yang dipakai Spongebob dan Patrick.
Motif batik yang ada di pakaian dua karakter kartun itu menjadi objek konflik netizen Indonesia dan Malaysia.
"OH MY GOD, BAJU MELAYU, SONGKET AND EVERYTHING FOR ONCE, IT'S NOT ARAB," tulis akun tenoq.
"Thats batik from Indonesia," tulis akun aimanasnil.
Netizen lain pun berusaha melerai. Ujaran saling klaim antara netizen Indonesia dan Malaysia diharapkan tak berlanjut.
"Can Malaysian and Indonesia stop claiming and arguing who owned the traditional attire. We are all have the same ancestry and one nusantara region," tulis akun itu.
(yoa/syf)