Penyebab Batu Meteor di Museum Bergerak Sendiri, Ini Kata Petugas
aca |
Insertlive
Jakarta
-
Sebuah batu meteor yang dipamerkan dalam sebuah Museum Sejarah Negeri Urals Selatan, Shelyabinsk, Rusia membuat heboh publik. Pasalnya, batu tersebut tiba-tiba bergerak secara misterius di hadapan para pengunjung.
Dilansir dari Dailytstar, batu meteor tersebut diketahui jatuh pada tahun 2013 lalu dan sempat membuat heboh karena melukai 1.500 orang saat menghantam bumi.
Segera setelah alarm berbunyi, petugas keamanan langsung berlari ke tempat kejadian dan segera menutup kembali pelindung kaca yang terangkat.
Direktur museum, Vladimir Bogdanovsky, meyakini ada sesuatu hal yang misterius yang menyebabkan itu terjadi. Pasalnya, pelindung kaca yang menutup batu tersebut tidak mudah untuk terbuka. Apalagi, kejadian misterius itu juga belum pernah terjadi sebelumnya.
"Kami berbicara dengan semua spesialis di bidang elektronik dan perkabelan, dengan suara bulat mereka mengatakan bahwa tidak mungkin pelindung kaca itu terbuka dengan sendirinya," katanya.
Sampai sekarang ini, pihak museum belum bisa memastikan apa yang menyebabkan pelindung kaca pada batu meteor tersebut bisa terangkat. Mereka masih berusaha menyelidiki hal tersebut.
"Kami belum berhasil menemukan apa alasan kenaikan mendadak pelindung kaca itu," ujar Vladimir Bogdanovsky.
(aca/syf)
Loading ...
Dilansir dari Dailytstar, batu meteor tersebut diketahui jatuh pada tahun 2013 lalu dan sempat membuat heboh karena melukai 1.500 orang saat menghantam bumi.
Advertisement
Segera setelah alarm berbunyi, petugas keamanan langsung berlari ke tempat kejadian dan segera menutup kembali pelindung kaca yang terangkat.
Direktur museum, Vladimir Bogdanovsky, meyakini ada sesuatu hal yang misterius yang menyebabkan itu terjadi. Pasalnya, pelindung kaca yang menutup batu tersebut tidak mudah untuk terbuka. Apalagi, kejadian misterius itu juga belum pernah terjadi sebelumnya.
Batu Meteor/ Foto: dailystar |
"Kami berbicara dengan semua spesialis di bidang elektronik dan perkabelan, dengan suara bulat mereka mengatakan bahwa tidak mungkin pelindung kaca itu terbuka dengan sendirinya," katanya.
Sampai sekarang ini, pihak museum belum bisa memastikan apa yang menyebabkan pelindung kaca pada batu meteor tersebut bisa terangkat. Mereka masih berusaha menyelidiki hal tersebut.
"Kami belum berhasil menemukan apa alasan kenaikan mendadak pelindung kaca itu," ujar Vladimir Bogdanovsky.
(aca/syf)
Batu Meteor/ Foto: dailystar