Awas, 4 Aplikasi Salat & Azan di Android Diduga Curi Data Pribadi

INSERTLIVE | Insertlive
Jumat, 22 Apr 2022 04:30 WIB
Ilustrasi google play store, Ilustrasi play store
Jakarta, Insertlive -

Pihak Kominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika) merespons adanya laporan belasan aplikasi yang diduga mencuri data pribadi pengguna.

Dari belasan laporan tersebut, empat di antaranya adalah aplikasi azan dan salat.

Melansir dari detikcom, Dedy Permadi selaku juru bicara Kominfo mengatakan bahwa pihaknya tengah mempelajari sejumlah dugaan pencurian data pribadi secara ilegal.


"Koordinasi lebih lanjut dengan pihak Polda Metro Jaya akan dilakukan terkait upaya dan langkah-langkah berikutnya yang akan diambil sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Dedy pada Kamis (21/4).

Lebih lanjut, Dedy menjelaskan bahwa pihak Google Play Store yang berbasis di ponsel android telah mengambil tindakan pada aplikasi yang diduga melakukan pembobolan data pribadi pengguna tanpa hak.

"Aplikasi tersebut diwajibkan untuk menghapus fitur pengambilan data pengguna, jika ingin dapat kembali diakses oleh penggunanya di Google Play Store," sambungnya.

Terkait dugaan ini, Kominfo memberikan peringatan pada masyarakat agar meningkatkan keamanan pada ponsel dengan melakukan langkah sebagai berikut:

1. Memutakhirkan sistem keamanan perangkat

2. Melakukan instalasi ulang terhadap aplikasi yang diduga memproses data pribadi secara tanpa hak jika aplikasi telah tampil kembali di Google Play Store dan menghapus fitur yang memproses data pribadi secara tanpa hak

3. Tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak berkepentingan.

Diberitakan sebelumnya, para peneliti keamanan AppCencus menemukan ada beberapa aplikasi yang menanamkan software development kit (SDK).

Software tersebut ditanamkan untuk mengambil data sensitif dari ponsel pengguna dan dijadikan sebagai malware oleh para peneliti.

Parahnya, aplikasi pencuri data pribadi pengguna telah diunduh sebanyak 10 juta kali.

Adapun data pengguna yang dicuri itu berupa nomor telepon, alamat email, informasi IMEI, data GPS, SSID router hingga lokasi.

Berikut daftar 4 aplikasi salat dan azan yang dihapus Google Play Store karena ketahuan mengumpulkan data pengguna secara diam-diam:

1. Al-Moazin Lite (Prayer Times) - 10 juta download

2. Qibla Compass - Ramadan 2022 - 5 juta download

3. Al Quran Mp3 - 50 Reciters & Translation Audio - 1 juta download

4. Full Quran MP3 - 50+ Languages & Translation Audio - 1 juta download

(dis/dis)
Tonton juga video berikut:
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
UPCOMING EVENT Lebih lanjut
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER