Hamil Besar, Katy Perry Akui Berat Badan Melonjak & Sering Nangis

SYAFRINA SYAAF - INSERTLIVE
Senin, 11 May 2020 13:28 WIB
MELBOURNE, AUSTRALIA - MARCH 08: Katy Perry performs on stage with the Australian team during a concert after their victory in the ICC Women's T20 Cricket World Cup Final match between India and Australia at the Melbourne Cricket Ground on March 08, 2020 in Melbourne, Australia. (Photo by Cameron Spencer/Getty Images)
Jakarta, Insertlive - Katy Perry yang kali pertama hamil mengaku mengalami kebahagiaan dan tantangan mengandung selama pandemi sehingga membuatnya harus berada dalam karantina.

Pengalaman hamil besar diungkapkan oleh Katy Perry saat wawancara pada acara SHEIN Together hari Sabtu (9/5) kemarin. 

Katy mengakui bahwa dirinya tidak bisa menahan gejolak hormon sebagai efek hamil.


"Aku bisa memiliki lima hari yang baik dan dua hari di mana saya menangis ketika saya melihat ke bawah jari-jari kaki saya atau saya menangis ketika hanya melakukan tugas-tugas sederhana," kata Katy seperti dilansir Billboard. 

"Aku tahu itu hormonal," imbuhnya.

Kemudian, dia mengungkapkan bahwa dirinya tidak terbiasa berada dalam satu ruangan dengan banyak orang.

"Aku tak terbiasa berada dekat begitu banyak orang dalam ruangan dengan waktu yang lama," ungkapnya.

Dia menambahkan hal tersebut karena sebelum pandemi dia lebih sering menghabiskan waktu di luar rumah, terkadang seorang diri.

"Aku suka sendirian, sekarang tidak ada tempat lain untuk melakukannya selain di dalam mobil. Aku sering berada dalam mobil yang terparkir di luar rumah," paparnya.

Kehamilan, kata Katy, telah membuat berat badannya melonjak drastis.

"Aku mungkin mengalami Covid 30 (naik berat badan 30 kilogram) karena aku makan untuk dua orang sekarang. Jadi, setiap minggu, kamu tahu, (berat badan) ku berbeda," pungkasnya.

SHEIN Together adalah acara virtual yang sukses terselenggara pada Sabtu (9/5) kemarin dengan agenda menggalang Dana Respons Solidaritas Covid-19 untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). (des/des)
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER