Virus Corona Mewabah, Wuhan Bangun Rumah Sakit Dalam Waktu 6 Hari
Insertlive |
Insertlive
Jakarta
-
Wabah virus Corona tengah mewabah dan menghantui seluruh warga dunia. Tak hanya di sekitar kota Wuhan, China sendiri, virus Corona dikabarkan telah mewabah di sekitar Singapura, Malaysia bahkan di Indonesia sendiri wabah tersebut dikabarkan telah mewabah.
Melansir dari BBC, pemerintah China tengah membangun sebuah rumah sakit di atas tanah seluas 25.000 meter persegi di Wuhan yang akan siap menampung 1000 tempat tidur untuk para pasien yang terjangkit virus Corona.
Yanzhong Huang, salah satu pejabat yang bertanggung jawab untuk kesehatan global di Dewan Hubungan Luar Negeri menyebutkan bahwa China unggul dalam membangun secara cepat.
"China berpengalaman menyelesaikan berbagai hal dengan cepat bahkan untuk proyek-proyek besar seperti ini," ujarnya.
Sebelum pembangunan rumah sakit di Wuhan, tahun 2003, Beijing sempat membangun rumah sakit karantina dalam penyebaran virus SARS dalam waktu 7 hari dengan fasilitas lengkap, termasuk ruang operasi dan ruang ct-scan.
Kini, pembangunan rumah sakit di Wuhan tengah dikerjakan dan tenaga insinyur akan didatangkan dari seluruh negeri untuk menyelesaikan konstruksi tepat waktu.
"Pekerjaan secara teknik adalah keahlian dari rakyat China. Mereka memiliki pengalaman dalam membangun gedung pencakar langit dengan cepat. Ini sangat sulit bagi orang Barat untuk membayangkannya. Kami mampu melakukannya," tukas Huang.
(dis/dis)
Advertisement
Yanzhong Huang, salah satu pejabat yang bertanggung jawab untuk kesehatan global di Dewan Hubungan Luar Negeri menyebutkan bahwa China unggul dalam membangun secara cepat.
"China berpengalaman menyelesaikan berbagai hal dengan cepat bahkan untuk proyek-proyek besar seperti ini," ujarnya.
Sebelum pembangunan rumah sakit di Wuhan, tahun 2003, Beijing sempat membangun rumah sakit karantina dalam penyebaran virus SARS dalam waktu 7 hari dengan fasilitas lengkap, termasuk ruang operasi dan ruang ct-scan.
Kini, pembangunan rumah sakit di Wuhan tengah dikerjakan dan tenaga insinyur akan didatangkan dari seluruh negeri untuk menyelesaikan konstruksi tepat waktu.
"Pekerjaan secara teknik adalah keahlian dari rakyat China. Mereka memiliki pengalaman dalam membangun gedung pencakar langit dengan cepat. Ini sangat sulit bagi orang Barat untuk membayangkannya. Kami mampu melakukannya," tukas Huang.
(dis/dis)