Viral Anjing Dibakar Hidup-hidup, Pelaku Dipecat dari GOJEK

Luqman Seno - INSERTLIVE
Rabu, 15 May 2019 20:54 WIB
Viral Anjing Dibakar Hidup-hidup, Pelaku Dipecat dari GOJEK
Jakarta, Insertlive - Belakangan ini kasus penyiksaan terhadap hewan mulai sering terjadi. Beberapa waktu lalu seekor anjing dibakar hidup-hidup di wilayah Jakarta.

Kasus ini viral dan menjadi perbincangan hangat netizen di dunia maya. Banyak yang mengutuk perbuatan keji menyiksa hewan malang yang diketahui bernama Lucky tersebut.


Christian Joshua Pale pemilik Yayasan Sarana Metta Indonesia juga mengutuk tindakan tersebut. Ia bahkan membawa kasus tersebut ke jalur hukum untuk memberi efek jera kepada pelaku.

Pemilik anjing merasa sangat terpukul atas perbuatan kejam yang menimpa peliharaannya. Bahkan pemilik yang diketahui bernama Amelia Martha tersebut masih sering menangis karena tidak tega melihat nasib tragis anjingnya.

"Sampai saat ini dia terpukul, bahkan setiap beliau memberikan keterangan pasti dia selalu nangis," kata Christian saat ditemui di Polsek Menteng, Jakarta, Rabu (15/5).

Pihak pelaku dari kemarin sudah mulai melakukan intimidasi ke ibu Amelia. Pelaku memaksa ingin melakukan mediasi perdamaian terkait kasus tersebut.

"tetapi saya tolak, tidak akan ada perdamaian karena ini menyangkut nyawa anjing yang sudah diperlakukan secara kejam dengan dibakar hidup-hidup," ujar Christian.

Laporan Pembakaran Anjing LuckyFoto: Instagram/christian_joshuapale
Laporan Pembakaran Anjing Lucky
Christian memang menegaskan tidak akan berdamai dan akan terus melanjutkan kasus ini ke ranah hukum. Hal ini juga menjadi aware bagi para animal abuse di luar sana.

"Perbuatan kalian menyiksa hewan ada konsekuensi, dan konsekuensinya harus kalian terima atas perbuatan menyiksa dan menyakiti hewan," kata Christian.

Pelaku pembakaran terhadap anjing tersebut merupakan seorang driver ojek online. Pelaku juga telah menerima sanksi dari diberhentikan dari perusahaan ojek online.
 
"Ini dari pihak GOJEK membantu kami membawa pelaku ke Polsek untuk mediasi, tapi tetap saya tolak, hukum tetap berjalan, tidak ada kata maaf, tidak ada kata damai, bagi para pelaku kekerasan terhadap hewan," ungkap Christian.

Christian mengingatkan agar tindakan kekerasan terhadap hewan harus segera dihentikan. Apa lagi tindakan tersebut juga melanggar hukum dan bisa dikenakan pidana.

"Untuk pelaku dan para animal abuse di luar sana, hati-hati, perbuatan kalian menyiksa hewan itu ada hukumnya, dan saya akan mengejar dimanapun kalian berada, supaya kalian benar-benar berhati-hati, dan tidak lagi menyakiti hewan seenak jidat kalian," tutup Christian.

[Gambas:Video Insertlive]

(ikh/ikh)
KOMENTAR
POPULER